oleh

Kerugian Ratusan Juta Rupiah, Sijago Merah Lalap 5 Rumah di Astanaanyar

BANDUNG, —  Lima rumah di Jalan Astanaanyar, Gang At-Taqwa 2. No. 268, RT. 04, RW. 07,Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Bandung, luluh lantak dilalap si jago merah, Rabu Rabu (20/1/2021) malam.

Meskipun tidak menelan korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini penyebab kebakaran tersebut belum bisa dipastikan, karena masih dalam penyelidikan.

Kelima unit rumah yang terletak di pemukiman padat penduduk itu, masing-masing, milik Ny. Sariaton, Rasyid, Agus, Ny. Wiwin dan Ny. Enung.

Baca Juga  Ahmad Muzani Sebut soal Koalisi Diserahkan Sepenuhnya ke Prabowo

Ketua RT. 03 dan Ny. Asri menyatakan, sekitar pukul. 18.20 WIB, ia melihat kobaran api dari rumah Ny. Sariaton dan langsung berteriak minta tolong. Masyarakat setempat yang mendengar  teriakan itu segera berhamburan ke luar rumah, dan memberikan pertolongan dengan alat seadanya. Namun api bukannya padam tapi malah tambah besar.

Fahmi salah seorang warga lainya segera melaporkan ke Diskar Penanggulangan Bencana (PB) Kota Bandung. Petugas Diskar PB Kota Bandung setelah menerima laporan, segera meluncur ke lokasi kebakaran, dengan sigapnya petugas langsung melakukan pertolongan pemadaman api.

Baca Juga  Mobil Listrik Menjadi Pilihan Kendaraan Dinas Gubernur dan Wagub Jabar Awal Tahun 2021

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Dadang Iriana, mengatakan, pihaknya menurunkan sekitar 8 unit mobil pemadam dibantu aparat kewilayahan, Polrestabes, Koramil, Satpol PP dan PMI, langsung terjun ke lokasi kejadian.

“ Sekira 90 menit, api yang memporak-porandakan lima rumah itu berhasil dijinakkan,” jelas Dadang melalui pesan wachapp, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga  Direktur Jenderal Tata Ruang Tinjau Pembangunan Kawasan Industri di Jawa Barat

Sementara terkait titik api, ia masih menunggu hasil penyelidikan dari tim Inafis Polrestabes Bandung.

“ Kita masih menunggu hasil penyelidikan Tim Inafis Polrestabes Bandung. Namun untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp 645 juta,” jelasnya. Ekpos. Com 

Komentar

News Feed