oleh

KPU Karawang Melakukan Simulasi Pemungutan dan Pencoblosan Pilkada 2020

KARAWANG- KPU Kabupaten Karawang hari ini, melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk melihat apa nanti yang akan menjadi evaluasi kita di tanggal 9 desember 2020.

Hal tersebut diungkapkan langsung Komisioner KPU Kabupaten Karawang Karsum Sunjaya ,pada simulasi ini kita membuat skenario kejadian kejadian yang biasa terjadi di TPS terutama di massa pandemi ini kita melaksanakan prosedur protokol kesehatan dan juga kita kerjasama di setiap TPS dengan dinas Kesehatan dan pengaturan lain jalan.

“Dan yang terpenting di simulasi kali ini kita memperkenalkan kepada seluruh warga masyarakat atau calon pemilih yang datang ke TPS, memastikan untuk datang ke TPS, insyaallah aman, sehat asal tetap mematuhi protokol kesehatan”

Menurut Karsum Sunjaya yang sering di panggil Aceng bahwa perbedaan pelaksaan pemilihan di massa pandemi ini yang berbeda adalah adanya bilik khusus yang ada di tiap TPS. Di sini di fungsikan apabila terjadi bila calon pemilih yang datang ke TPS dengan suhu tubuh diatas 37 celius.

Baca Juga  Ridwan Kamil Minta Kampanye Pilkada di Zona Merah Dikurangi

“Dan mudah mudahan simulasi dalam kesempatan ini dapat dimengerti dan di ikuti oleh penyelenggara negara baik itu di tingkat TPS tingkat desa ataupun di PPK karena pada simulasi kali ini kita juga melaksanakan live streaming via youtube KPU Karawang”.

“Sehingga walau penyelenggara di Kabupaten tidak dapat hadir dapat menyaksikan melalui layanan live streaming pada hari ini” Ujarnya.

Aceng juga menjelaskan dalam satu TPS maksimal ada 500 pemilih dalam satu TPS. Di sini juga ada perbedaan terkait massa pandemi ini dengan menetukan jadwal kapan dia datang ke TPS. Secara umum 500 orang yang akan datang ke TPS menjadi calon pemilih datang mulai pukul 07.00 wib sampai 13.00 itu secara umum.

Baca Juga  Yesi Karya Lianti Calon Bupati Karawang 450 Titik Basis Politik Telah Dikunjungi

Tetapi di massa pandemi ini, kita cantumnya di surat undangan itu waktu kehadiran dia datang jam berapa, kita sesuaikan nomor urut DPT. Misalnya nomor urut 1 sampai 100 datangnya pukul 07.00 wib-08.00 wib. Nomor urut 200 sampai 300 datang di pukul 09.00 wib begitu seterusnya, sehingga pemilih itu sebelum pukul 13.00 WIb sudah bisa mengunakan hak pilihnya.

Adapun untuk nomor urut pemilih itu sudah ada di DPT itu hasil coklit kita dan hasil rapat pleno penetapan DPS di setiap desa, Kecamatan kemudian kita rekapitulasi di tingkat kabupaten

Aceng juga menjelaskan soal bilik suara tempat pemilih bukan dari KPU dari KPPs, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk ditindak lanjuti Penanganan lebih lanjut terkait pemilih yang suhu tubuhnya diatas 37 c. Selanjutnya kita serahkan ke dinas kesehatan.

Baca Juga  Polairud Polres Purwakarta Berhasil Kumpulkan 40 Labu Darah

Tetapi gambaran ini masih kita modifikasi sehingga tidak netralitas sebagai penyelenggaraan tetap terjaga, ini sekedar simulasi yang ditentukan oleh pimpinan.

Aceng dalam simulasi ini kita melibatkan sesuai dengan DPT TPS 20 kelurahan Nagasari ini itu sekitar 346 warga sesuai DPT yang di libatkan untuk mengunakan hak pilihnya dalam simulasi ini.

“Simulasi Pencoblosan juga dihadiri oleh perwakilan tim pasangan calon kemudian Bawaslu, TNI Polri dan pihak terkait. Mudah mudahan tamu yang hadir juga memberikan pengetahuan kepada instansi dan masyarakat Karawang sehingga pelaksanaan Pemilihan di 9 desember nanti berjalan baik.” Pungkasnya.(Dedy/berita-net)

Komentar

News Feed