oleh

8 Warga dan 13 Nakes Positif Covid-19 di Bantarkalong Dipulangkan

BANTARKALONG, AYOTASIK.COM –  8 warga dan 13 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19 Asal Kecamatan Bantarkalong dipulangkan setelah melakukan isolasi terpusat selama 14 hari di Gedung Kesenian Bersama (GKB) milik PGRI Kecamatan Bantarkalong dan Poned Puskesmas Bantarkalong.

Kapolsek Bantarkalong Iptu Sunarto mengatakan, pemulangan 8 pasien positif terpapar Covid 19 di Kecamatan Bantarkalong ini dilakukan setelah diadakan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kecamatan Bantarkalong.

“Termasuk dengan seluruh kepala desa se-Kecamatan Bantarkalong dan disepakati untuk pemulangan warga pasien positif Covid-19 yang berada di Desa Simpang dan Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong, termasuk didalamnya ada tenaga kesehatan Puskesmas Bantarkalong,” ungkap Sunarto, Senin (22/3/2021).

Baca Juga  Pemberian Penghargaan, Penyampaian Rekor MURI Dan Rapat Kelulusan UM-PTKIN 2020... ....!

Menurut Sunarto, ada 5 warga dari Desa Simpang dan 3 warga dari Desa Hegarwangi serta 13 tenaga kesehatan Puskesmas Bantarkalong yang dipulangkan dari tempat isolasi terpusat di Gedung Kesenian Bersama (GKB) milik PGRI Kec Bantarkalong dan Poned Puskesmas Bantarkalong.

“Tidak lupa Muspika Kecamatan Bantarkalong atau Satgas Covid-19 dalam proses pemulangan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini berkoordinasi dengan RT, RW, tokoh masyarakat, agama, pemuda, untuk bersama memberikan edukasi kepada warga pasien Covid-19 yang sembuh setelah mengikuti isolasi terpusat,” ungkap Sunarto.

Baca Juga  PPKM Diperpanjang? Ini Data Kasus COVID-19 di Jabar Sepekan Terakhir

Sunarto menambahkan, sebanyak delapan warga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan 13 orang tenaga kesehatan yang sudah sembuh usai menjalani isolasi terpusat di GKB dan Poned Puskesmas Bantarkalong, selanjutnya akan menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama tiga hari dan tidak boleh keluar Rumah.

“Selama isolasi mandiri di rumah akan diawasi oleh RT/RW Siaga dan akan dilakukan Swab kembali pada hari Rabu (24/3) untuk memastikan bahwa pasien Covid-19 ini dinyatakan sehat berdasarkan hasil Swab,” tambah Sunarto.

Baca Juga  Hari Kedua Ramadan, Ridwan Kamil Cek Kondisi Harga Minyak Goreng

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kabupaten Tasikmalaya Atang Sumardi menambahkan, kasus kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kembali terjadi di wilayah Kecamatan Leuwisari.

Dari laporan Satgas Covid-19 Kecamatan Leuwisari, terang Atang, telah dilaksanakan
pemakaman jenazah warga masyarakat yang terpapar Covid-19 yang meninggal di RSUD SMC.

“Pemakaman tersebut dilaksanakan oleh petugas medis berpakaian APD lengkap, dan dilaksanakan secara protokol kesehatan. Menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Agar untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tambah Atang.

Komentar

News Feed