oleh

Peran Pemuda Dalam Kontestasi Pilkada Serentak 2020

Bandung, NR- Pembelajaran daring dengan tema “Peran Pemuda Dalam Kontestasi Pilkada Serentak Tahun 2020” memberikan edukasi politik pada pemuda diwilayah Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, yang sedang mengadakan pemilihan Kepala Daerah.

Dengan menghadirkan beberapa narasumber dari pengamat komunikasi politik Adiyana Slamet S.IP., M.Si, juga dari koordinator JPPR Kabupaten Bandung Asrizal A Upe S.Ag dan Ketua Liga Mahasiswa NasDem Jawa Barat Aditya Fathur Rohman, dan sebagai moderator Alief Rafael Ghazali Wakabid Politik DPC GMNI Bandung. Sabtu (21/11/2020).

Pada sesi pertama Asrizal memberikan pandangan terkait peran pemuda dari persfektif aktivis relawan demokrasi.

“Peran pemuda dibagi menjadi tiga bagian dalam konteks mensukseskan pemilu, Pemuda sebagai Agen perubahan, Agen pengawasan, dan juga selaku kalangan intelektual yang memiliki idealisme yang bersemangat komitmen dalam mensukseskan pemilu”, ucapnya.

Baca Juga  'Riung Warga' Kupas Persoalan TKI

Dia juga berpesan bahwa pemuda memiliki dua peranan utama guna melakukan perbaikan kedepannya.

“Pemuda seyogyanya tidak alergi dengan partai politik dan berpartisipasi dalam setiap proses pembangunan politik termasuk dalam pemilu”, paparnya.

Sebagai insan kritis, pemuda juga harus aktif melakukan kontrol dan pengawasan terhadap setiap proses politik yang berlangsung.

Kemudian pada sesi kedua, materi disampaikan oleh Aditya Fatur Rohman, dia menjelaskan terkait peran pemuda yang menjadi sayap partai.

“Pemuda pada hari ini harus melek terhadap isu politik, karena pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang akan meneruskan estafet politik di negara, mengatur dan membuat kebijakan yang lebih baik”, ujarnya.

Pemuda juga harus aktif dan terlibat dalam kontestasi politik, khususnya pada pilkada serentak 2020 ini.

“Pemuda memiliki idealisme serta pemikiran yang kritis, mampu menjadi pengawal pilkada agar bersih tanpa politik uang atau pelanggaran hukum”, tuturnya.

Baca Juga  Inilah Hasil Penetapan Nomer Urut Pilkada 2020 Kabupaten Bandung

Pemateri sesi ke tiga disampaikan oleh Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., yang dalam kesempatannya memaparkan berdasarkan hasil riset dari IDN Institute.

“Generasi milenial pada hari ini bukan tidak melek terhadap politik, namun mereka cenderung tidak begitu tertarik mengikuti isu-isu terkait politik, bagi mereka berita politik di indonesia cukuo berat dan membosankan”, bebernya.

Mengingat sejarah yang begitu panjang dimana pemuda terlibat dalam gerakan-gerakan di dalam interaksi, baik politik, ekonomi, dan budaya.
Peran pemuda didalam gerakan nasional baik sebelum kemerdekaan maupun sesudah kemerdekaan mempunyai andil yang cukup besar, walaupun terkadang memberikan cek kosong pada golongan-golongan tertentu di dalam bangsa ini.

“Pemuda memiliki posisi strategis bagi kemajuan suatu bangsa dan negara, hal itu nampak jelas dari sejarah bangsa Indonesia yang diawali oleh Boedi Oetomo hingga Reformasi 1998 yang melibatkan kaum muda bangsa Indonesia”, kata Adiyana sebagai pengamat komunikasi politik.

Baca Juga  Petani Jatisari Menilai Paslon Kang Jimmy Sangat Peduli Petani

Adapun kesimpulannya yakni peran pemuda dalam konteks Pilkada Serentak 2020 ini menjadi penting, karena pada hari ini jika dilihat secara realitas sosial, tidak sedikit pemuda yang kemudian apatis terhadap isu politik khususnya Pilkada Serentak 2020.

“Maka menjadi penting bagi kita sebagai pemuda di Indonesia khususnya Jawa Barat dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat agar mereka mampu memahami politik secara lebih luas. Serta pemuda pada hari ini juga harus mampu memperjelas posisi mereka dalam berpolitik, yakni sebagai penggerak atau yang digerakkan”, pungkasnya.

(Dewa/Nuansarealitanews.com)

Komentar

News Feed