oleh

Pemda Bekasi Diminta Gerak Cepat, Desa Bojongsari Rugi Puluhan Juta

Kabupaten Bekasi- Mengingat pasca Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Kedungwaringin akibatnya kantor Desa Bojongsari terendam dan mengakibatkan kerugian sekitar puluhan juta.

Kepala Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Mulyana Saepul mengaku air yang merendam kantor Desa Bojongsari membuat aset desa hanyut terbawa air.

“Seperti surat-surat dan alat elektronik jenis komputer, laptop sehingga tidak layak pakai lagi,” ucapnya Rabu (24/2).

Baca Juga  Bupati Cirebon Berharap Masyarakat Jangan Abaikan Protokol Kesehatan

Selain itu kata dia, data kependudukan serta aset milik desa, kursi, meubel, 2 unit laptop dan 3 komputer pun ikut raib rusak hanyut terbawa air.

“Saya berharap mendapat perhatian dari Pemda Bekasi sebab Banjir kali ini sangat luar biasa daripada Banjir sebelumnya,” kata dia.

Dia menyebutkan ditahun 2021 ini bencana Banjir yang kedua kalinya melanda Desa Bojongsari sangat luar biasa dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga  Gandeng SEGS, Pemkab Bogor Siap Ubah Energi Panas Bumi Jadi Penghasil Listrik

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi segera bertindak, sebab masyarakat sudah menuntut untuk membuatan surat keterangan banjir,” tandasnya (Beksiindonesianews.com / Bisri).

Komentar

News Feed