Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengaku siap menerapkan protokol kesehatan untuk mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) pada bulan Juli 2021 mendatang.
Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Disdik, KBB, Asep Nirwan menyebutkan, pihaknya sedang menyiapkan skema saat pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan pelaksanaan PTM nantinya.
“Kita terus persiapkan PTM, hingga saat ini sudah 80% SMP yang siap untuk melaksanakan kebijakan itu,” terangnya, Selasa (23/3/2021).
Menurutnya, ketika muncul adanya rencana pelaksanaan PTM dari Kemendikbud, kebanyakan kepala sekolah di wilayah KBB antusias hal tersebut. Apalagi banyak orang tua yang juga menginginkan hal yang sama, mengingat sudah terlalu lama anaknya menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Banyak keluhan secara langsung maupun lewat telpon dari orang tua ke pihak sekolah terkait PJJ. Mereka pun selalu bertanya kapan kira-kira aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali digelar seperti semula. Itu seakan menjadi bukti keresahan orang tua terkait dengan aktivitas belajar di rumah yang dianggap kurang efektif.
“Kondisi itu memang umum terjadi dan bukan hanya di KBB, bahwa orang tua ingin anaknya bersekolah. Tapi semua kembali lagi ke kondisi daerah apakah sudah aman dari Covid-19 atau masih zona merah,” tuturnya.
Dijelaskannya, saat ini lebih dari 80% sekolah di KBB untuk tingkat SMP yang telah memiliki infrastruktur protokol kesehatan. Sehingga, sekolah-sekolah tersebut diizinkan untuk menerapkan pembelajaran tatap muka. Sementara sekolah yang tidak memiliki infrastruktur protokol kesehatan yang lengkap, tidak diizinkan untuk menerapkan PTM.
“Jumlah sekolah di KBB untuk SMP Negeri ada 77 sedangkan swasta 111 sekolah. Kita juga terus menunggu arahan dari Kemendikbud, dan Gugus Tugas Penangan Covid-19 Pemda KBB, terkait wacana pembelajaran tatap muka,” pungkasnya.











Komentar