oleh

Ihsanudin: Pilkada Karawang Momentum Menakar Pemimpin Pro Rakyat

Ihsanudin Anggota Fraksi Partai Gerindra Jawa Barat

 

KARAWANG-Ihsanudin, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra menyatakan bahwa pikiran rakyat Karawang sangatlah rasional dan dipastikan cerdas dalam memilih pemimpin.

“Pilkada Karawang ini justru jadi momen pasangan calon (paslon) dalam mengadu gagasan, visi dan misi apakah bisa diterima rakyat atau tidak. Rekam jejak juga mempengaruhi referensi politik pemilih di daerah ini,” jelas Ihsanudin pada siberindo.co,Selasa (23/11/2020)

Baca Juga  Gubernur Jabar Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi terhadap APBD TA 2021

Bahkan Ihsanudin berpendapat bahwa pilkada Karawang kali ini merupakan momentum emas bagi pemimpin yang berpihak pada kepentingan rakyat kecil dalam memenangkan pertarungan politik.

“Ini sangat logis dan jadi momen bagi paslon yang pro rakyat untuk memenangkan pilkada Karawang,” imbuhnya.

Sebagai kader Gerindra , Ihsanudin mengapresiasi dan mendukung penuh upaya paslon Jimmy –Yusni yang secara sederhana dan logis telah menerjemahkan visi pemerintahannya dengan mengeluarkan 3 kartu sakti untuk mengatasi lonjakan pengangguran dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Karawang. Ketiga kartu itu adalah kartu Wirausaha, kartu Tani/Nelayan dan kartu Guru Ngaji.

Baca Juga  Tolak Omnibus Law, Bupati Ciamis Pertaruhkan Jabatan

“Gagasannya sederhana tapi brilian, sudah terbukti mendapat respon positif yang massif dari masyarakat Karawang,” ujarnya.

Ihsanudin menilai ketiga kartu tersebut menjadi wujud keberpihakan Jimmy-Yusni yang diusung Partai Gerindra , PKB, dan Partai Hanura sebagai gerakan terobosan dan pembelaan terhadap petani, nelayan, wirausaha termasuk di dalamnya pengangguran, dan guru ngaji yang selama ini kurang diperhatikan pemerintah.

Baca Juga  Rapat Teknis Evaluasi Pencairan Dana Hibah Pilkada Serentak 2020 Dengan Kemendagri

“Ketiga kartu ini bagian dari follow up kontrak politik yang sudah ditandatangani paslon Jimmy-Yusni. Komitmennya lebih konkret melalui kartu keberpihakan,” tegasnya.

Melalui kartu tersebut, lanjut Ihsan, petani, nelayan, wirausaha termasuk pengangguran, dan guru ngaji bakal mendapatkan insentif lebih dan program prioritas pemerintahan ke depan selain menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) Karawang sendiri. (Dede Jaenudin/Beritajabar.net)

Komentar

News Feed