SINGAPARNA, AYOTASIK.COM — Kurang lebih 2.420 vaksin Sinovac untuk Covid-19 sudah diterima oleh pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (24/2/2021) kemarin.
Pendistribusian vaksin dari pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) ini merupakan tahap kedua yang diterima oleh Kabupaten Tasikmalaya setelah sebelumnya pada 1 Februari lalu menerima 6.200 vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto mengatakan, pendistribusian vaksin Covid-19 tahap kedua, dari pemerintah Jabar sudah diterima di Gudang Farmasi DKPP.
“Iya sudah kita terima, yang kita terima vaksinnya sebanyak 2.420. Masih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) yang belum di vaksin pada tahap pertama distribusi vaksin,” kata Heru, Kamis (25/2/2021).
Menurut Heru, selain masih diutamakan bagi nakes, vaksinasi tahap II ini juga akan mulai diberikan kepada profesi yang berhubungan dengan pelayanan publik atau umum yakni TNI/Polri serta ASN.
“Jadi kita tetap menelusuri barang kali ada nakes yang terlewat belum divaksin karena Puskesmas nya ditutup sementara karena ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, jika masih ada yang terlewat kita prioritaskan dulu,” terang Heru.
Menurut Heru, setelah vaksin Sinovac ini sampai di Gudang Farmasi akan secepatnya didistribusikan ke puskesmas-puskesmas termasuk fasilitas penunjang kesehatan lainnya seperti klinik.
Heru menambahkan, awal Maret ini vaksin Covid-19 juga akan kembali diterima oleh Kabupaten Tasikmalaya dari Pemprov Jabar. Untuk prioritas pertama vaksinasi adalah tenaga kesehatan, kedua profesi yang berhubungan dengan pelayanan publik seperti TNI/Polri, ASN kemudian keempat masyarakat umum.
“Karena vaksinasi ini akan berlangsung selama 15 bulan kedepan di Kabupaten Tasikmalaya. Dan target 70 persen vaksin bisa tercapai,” tambah Heru.











Komentar