oleh

Pembangunan IPAL Komunal Bandung Wetan Ditinjau Dansektor 22 dan Dansub 12

BANDUNG – Dansektor 22 Citarum Harum di dampingi Dansub 12 Peltu Ade Sukmana meninjau progres pembangunan IPAl Komunal di wilayah taman sari Kec. Bandung Wetan Kota Bandung. Selasa (25/5/2021).

Pembangunan IPAL tersebut, dimulai pada 8 Mei 2021 yang di launching kan langsung oleh ketua Forum Bandung Sehat (FBS) Siti muntamah yang di hadiri Lurah Taman sari Dadang Sobandi, Dinas Kesehatan, Tokoh masyarakat dan Warga penerima manfaat.

Dansektor 22 Kol. Inf. Eppy Gustiawan mengatakan, pembanguan septick tank komunal merupakan program sanimas citarum harum yang bersandar pada perpres No.15 tahun 2018 yang bertujuan untuk menjadikan sungai bersih sehingga menjadikan Bandung kota sehat.

“Ini merupakan salah satu tujuan program citarum harum yang mana kota Bandung merupakan padat penduduk, dengan adanya IPAl ini dapat mengatasi limbah domestik serta merubah prilaku masyarakat tidak lagi membuang tinjanya ke sungai”. Katanya.

Baca Juga  RM.Saung Kabogoh, Makan dengan Menu dan Suasana Kesundaan

Eppy berharap, dengan adanya program ini, kepada warga masyarakat kedepannya tinja tidak lagi dibuang ke sungai. Kita ciptakan ekosistim sungai agar bisa hidup kembali.

“Kita harapkan Bandung menjadi kota sehat dengan merubah prilaku masyarakat untuk tidak membuang tinjanya ke sungai” . Harapnya.

Ia berpesan, Setelah IPAl di bangun, masyarakat sekitar bisa memanfaatkannya, merawat serta memelihara agar IPAL dapat di rasakan dalam waktu yang cukup lama.

“Perlu adanya edukasi dari kewilayahan dan peran masyarakat untuk pemanfaatan dan pemeliharaan dari IPAL ini. IPAL ini dibangun dari warga untuk warga. Pesannya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Forum Bandung Sehat Siti muntamah menyampaikan, Untuk mewujudkan kota sehat ada beberapa syarat salah satunya terbebas dari BABS (Buang Air Besar Sembarangan) atau Yang di sebut ODF 100%. Untuk itu, komitmen yang sudah dilakukan dari 6 Kelurahan sekarang 93 kelurahan berkomitmen yang sudah siap untuk ODF 100%  sampai bulan Mei.

Baca Juga  Uu Ruzhanul Ajak Masyarakat Sadar Wisata

“Alhamdulillah, dari beberapa wilayah salah satunya ditaman sari hari ini akan di bangun Septicktank komunal yang memastikan masyarakat disekitar tidak lagi membuang ke sungai tetapi di buang ke septik tank ini. Sehingga Kota Bandung menjadi kota yang dirindukan”. Katanya. Menurut Ummy, Dengan adanya revalensi septik tenk komunal tersebut tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan (BABS).

” Kita tidak akan menemukan anak anak stunting dimasa yang akan datang” ,Tuturnya.

Baca Juga  HPN 2021 PWI Kabupaten Bandung Gelar Berbagai Kegiatan

Sementara lurah taman sari Dadang Sobandi mengatakan , setelah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga masyarakat, pembangunan IPAL ini tidak ada kendala sehingga bisa dilaksanakan dengan baik.

” Pembangunan IPAL ini mendapat respon positif dari masyarakat, karena mereka ingin pola hidup bersih dengan tidak membuang tinjanya ke sungai. Sehingga program ini sangat di sambut baik oleh masyarakat” Katanya.

Dadang menyampaikan, dalam melaksanakan pembangunan Komunal pencapaian ODF 100% di kelurahan taman sari selalu berkolaborasi dan melakukan koordinasi dengan lintas sektoral.

“Kami selalu bersama sama sehingga program ini bisa berjalan dengan lancar. Mudah mudahan program ODF 100% di wilayah taman sari bisa tercapai”, Pungkasnya.

(Yud/jurnalisnews.com)

News Feed