oleh

KNPI Kecamatan Singaparna Soroti Kondisi Taman

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Kondisi taman alun-alun Singaparna Kabupaten Tasikmalaya saat ini layaknya sebagai pasar dadakan. Hal ini lantaran banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sengaja berdagang di ruang publik tersebut. Tidak hanya PKL yang menjajakan pakaian, PKL yang menawarkan jasa permainan anak juga ikut mengadu peruntungan.

Kondisi tersebut mendapatkan sorotan dari Ketua PK KNPI Kecamatan Singaparna Zamzam J Maarif. Ia mengatakan kesemrawutan Singaparna semakin lengkap dengan dijadikannya taman alun-alun Singaparna sebagai pasar dadakan.

“Taman alun-alun Singaparna saat ini seakan sudah berubah fungsi menjadi pasar tumpah. PKL dengan leluasa memakai fasilitas ruang terbuka hujau dan milik publik itu untuk berdagang, ” ucap Zamzam, Rabu (26/5/2021).

Dengan kondisi itu, kata Zamzam, pihaknya mempertanyakan bagaimana aturan Pemda mengenai pemanfaatan taman alun-alun Singaparna yang merupakn salah satu jantung ibukota.

Baca Juga  DPRD Jabar Bahas Raperda Kepariwisataan

“Jadi apakah fungsi taman alun-alun itu, apakah jadi pasar atau ruang terbuka hijau. Itu yg jadi pertanyaan kami, ” kata Zamzam.

Pihaknya, lanjut Zamzam, mengharapkan pemerintah daerah melalui Satpol PP untuk segera melakukan penertiban dan strerilisasi taman alun-alun Singaparna.

“Karena jelas itu, melanggar Perda trantibum. Makanya satpol pp harus turun tangan, ” ujar Zamzam.

News Feed