oleh

Bantuan Sukarela Memilih Pun Sukarela

KAB. BANDUNG -Memberikan bantuan kepada masyarakat, diharapkan Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi NasDem, Tri Bambang Pamungkas, saat melakukannya jangan sampai ditumpangi kepentingan politik.

Prilaku itu, menurutnya, akan mencoreng kemurnian demokrasi dan hilangnya harmonisasi akibat terjadinya intervensi secara tak langsung.

“Kami berharap saat waktu pencoblosan nanti, jangan sampai masyarakat merasa terpaksa atau dipaksa dalam memilih,” katanya di ruang Fraksi, Senin (28/9/2020).

Baca Juga  Subang Selatan Diterjang Banjir dan Pohon Tumbang Dampak Hujan Lebat

Meskipun pada hakekatnya, ditambahkan Tri, untuk menciptakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang Jujur Adil dan Sehat masih diragukannya. Alasannya seperti tercermin di tahun-tahun sebelumnya selalu terjadi ada ketidakpuasan dari hasil perhitungan suara.

Dia menyetujui dengan ungkapan senior pengamat politik nasional, H. Amien Rais, yang menyatakan, bahwa politik itu bukan salah dan benar melainkan menang dan kalah. Itu merupakan visualisasi sikap yang memang terus terjadi dalam setiap pesta demokrasi.

Baca Juga  Polrestabes Bandung Tangkap Pelaku Pembobolan ATM Yang Meresahkan Warga

Sementara kaitannya dengan bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat, dikemukakannya, semestinya bersifat sukarela tanpa ada paksaan atau intervensi. Karena itu semua sudah kewajiban untuk selalu tolong menolong dengan sesama.

“Biarkan masyarakat memilih tanpa merasa terpaksa atau dipaksa dan tanpa beban psikologis,” ujarnya.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, lanjutnya, masyarakat sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari masyarakat yang mampu. Jadi jangan sampai terjadi pemanfaatan situasi dan kondisi untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga  Soal Larangan Mudik, DPRD Jabar Minta Pengawasan Diperketat Sampai ke Tingkat Desa

 

(Alfatah/PenaKu)

Komentar

News Feed