BOJONGLOA KIDUL, AYOBANDUNG.COM — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah membayarkan 95% dana nasabah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Brata Nusantara Cibaduyut. Bank tersebut diketahui telah dilikuidasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 30 September 2020 lalu.
Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank LPS Suwandi mengatakan, nilai klaim yang telah dibayarkan kepada nasabah mencapai Rp7,2 miliar dari total Rp7,3 miliar. Tercatat ada 1.234 nasabah BPR Brata Nusantara yang terdaftar sebagai nasabah yang layak dibayar.
LPS telah bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk melakukan proses klaim. Ia menjelaskan, nasabah yang akan mengambil uangnya, bisa mendatangi Bank Mandiri Cabang Bandung Binacitra.
“Jadi Bank Mandiri sebagai juru bayar. Uangnya di-drop dari kantor pusat. Kemudian Bank Mandiri sudah kita kasih tahu daftar nama-nama nasabahnya sehingga kalau nasabah datang bisa dilayani,” ujar Suwandi saat ditemui Ayobandung,com di kantor Bank Mandiri Cabang Binacitra, Jumat (29/1/2021).
Ia menuturkan, dari sisi rekening, pengambilan klaim baru mencapai 14%. Berdasarkan data LPS, ada 1.417 rekening nasabah BPR Brata Nusantara yang terdaftar.
“Kenapa sedikit? Karena kemungkinan saldonya kecil-kecil. Jadi kemungkinan nasabah mengira yang kecil gak bisa diambil, Rp1.000 pun bisa diambil. Tetap nasabah bisa mengambil berapapun jumlahnya, itu haknya nasabah,” jelasnya.
Menurut Suwandi, proses pembayaran klaim sudah dilakukan sejak 14 Oktober 2020 lalu, atau dua pekan setelah likuidasi. Nasabah BPR Brata Nusantara masih bisa melakukan pencairan dana dalam batas maksimal 5 tahun.
“Walaupun sistem kita siap, kita mengimbau masyarakat bisa segera mengambil walaupun jumlahnya sedikit,” ujar dia.
Untuk memberikan informasi kepada nasabah, LPS memiliki tim likuidasi yang berkantor di BPR Brata Nusantara. Selain itu, LPS juga telah menulis pengumuman agar nasabah yang ingin mengklaim uangnya bisa membawa persyaratan yang dibutuhkan ke Bank Mandiri Binacitra.
“Jumlah (uang) nya sama, tidak repot, tidak ribet. Cuma bawa KTP, buku tabungan atau deposito, kemudian kartu keluarga, selesai,” kata Suwandi.
Dia menegaskan, saat ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bank masih tinggi. Dengan adanya LPS, kata dia, masyarakat menjadi lebih percaya terhadap industri perbankan termasuk BPR.
“Nasabah jadi gak takut untuk menabung di BPR. Dengan adanya penjaminan, bisa dibuktikan sekarang nasabah bisa mengambil uangnya,” tuturnya.











Komentar