oleh

Kabar Duka! Terpapar Corona, Dokter Bedah di RSUD Cibabat Cimahi Meninggal Dunia

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM — Meningkatnya kasus Covid-19 di Cimahi membuat sejumlah tenaga kesehatan di beberapa rumah sakit mulai bertumbangan. Di RSUD Cibabat Kota Cimahi jumlah nakes terpapar Corona tembus hingga 109 orang.

Bahkan, seorang dokter spesialis bedah di RSUD Cibabat bernama dr. Taufiq Sakti Noer Hidayat dikabarkan meninggal dunia setelah positif terinfeksi Covid-19 dan memiliki penyakit bawaan.

Almarhum meninggal di usia cukup muda yaitu 48 tahun, pada Senin 28 Juni 2021 malam di RSHS Bandung.

Baca Juga  Tolak Omnibus Law, Bupati Ciamis Pertaruhkan Jabatan

“Baru meninggal di RSHS. Iya terkonfirmasi COVID-19, ada komorbid,” terang Direktur Utama RSUD Cibabat, Sukawanto Gamalyono saat dihubungi, Selasa 29 Juni 2021.

dr. Taufiq adalah tenaga kesehatan pertama di RSUD Cibabat yang meninggal karena Covid-19. Ia adalah dokter bedah plastik yang sejak awal berjuang untuk menangani pasien COVID-19. Pihak RSUD sangat kehilangan salah satu tenaga kesehatan terbaiknya di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah.

Baca Juga  Pemekaran Bogor Barat Sudah di Meja Kemendagri, Gubernur: Mudah–Mudahan Disetujui Maret 2021

“(dr. Taufiq) sahabat kita, orang baik. Masih muda,” tutur Sukawanto.

Sebelumnya, RSUD Cibabat telah mengeluarkan kebijakan menolak sementara pasien umum untuk berobat dan hanya menerima pasien Covid-19 yang kondisinya sudah darurat.

“Kita enggak menerima pasien termasuk yang Covid-19 sejak tadi malam. Karena kondisinya memang sudah penuh ambulans juga banyak yang balik lagi. Tapi kalau memang dia emergency karena sudah sesak, ya kita masukkan, itu sudah risiko. Kalau yang ringan disarankan untuk di rumah atau di rumah sakit lain,” kata Sukwanto.

Baca Juga  KPU Indramayu Resmi Tetapkan Empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dapat Nomer Urut

Tak cuma pasien Covid-19 yang melonjak hingga tak lagi bisa tertampung, jumlah nakes yang tepapar Corona di rumah sakit ini juga terus bertambah. Jika sebelumnya hanya 88 nakes, kali ini bertambah menjadi 109 orang nakes.

“Sekarang yang positif nakesnya jadi 109 orang,” tutur Sukwanto.

News Feed