oleh

RSUD Cibabat Tengah Bangun Penambahan Ruang Isolasi Covid-19

CIMAHI,- Dimusin Pandemi Covid-19 yang belum diketahui, kapan akan berahirnya. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Kota Cimahi, terus melakukan berbenah untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien Corona Virus Disease (Covid-19). Selain itu juga, memberikan pasien umum lainnya merasa aman bila berobat ke RSUD Cibabat.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Cibabat Kota Cimahi, Reri Marliah mengatakan, RSUD yang berada di Jalan Jenderal Amir Machmud. Berbenah yang dimaksud, adalah melakukan menambah fasilitas rumah sakit khusus untuk menunjang kebutuhan penanganan virus korona atau Covid-19. Saat ini, untuk penambahan fasilitas itu tengah proses lelang di Unit Lelang Pengadaan (ULP) Cimahi.

“Meliputi pembuatan Ruangan Isolasi Tindakan Hemodialisa di Ruang HD Eksisting 1 TT, Pemasangan Tata Udara di Ruang Isolasi Covid-19 C6 dan perbaikan selasar jalur transportasi pasien Covid-19 area IGD. Untuk pembangunan semua itu, akan memakan biaya sebesar Rp 299 juta lebih. Angarannya, bantuan dari Pemprov Jabar,” ujarnya, Sabtu (26/9/2020) lalu.

Dikatakan Reri, untuk penambahan fasilitas di RSUD Cibabat ini, adalah dalam rangka memaksimalkan pelayanan terhadap pasien Covid-19 agar sesuai kriteria tanggap darurat Covid-19. Meski fasilitas di RSUD Cibabat, tidak terlalu buruk. Namun, penambahan fasilitas ini memang dibutuhkan untuk mendukung layanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga  Melalui ‘Bottom up’ Silahkan Kewilayahan Ajukan PPKM

“Kami menargetkan proses lelang berjalan lancar, tanpa mengalami kegagalan sehingga proses pengerjaan bisa segera dilaksanakan dan bisa langsung dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19. Pebambahan fasilitas itu, harus terelaisasi tahun ini karena bantuannya untuk tahun ini. Jadi saya berharap bisa dikerjakan cepat supaya bisa berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan pasien,” jelas Reri.

Lebih lanjut Reri menyatakan, sebetulnya untuk ruang hemodialisa sudah ada. Namun khusus untuk isolasi bilamana pasien hemodialisa yang terkonfrimasi positif Covid-19 belum ada. Ruang hemodialisa terkonfirmasi positif dengan pasien umum harus terpisah. “Karena apabila nanti disatukan dengan pasien hemodialisa yang ternyata terkonfirmasi itu akan lebih memperparah kondisi.

Baca Juga  Lewat Sitarung dan Sipetruk, Pemkot Bandung Berikan Layanan Publik Dengan Prima

“RSUD Cibabat memiliki tekanan negatif yang mengandalkan hepa filter. Apalagi khusus anak yang imunitas belum kuat. Maka itu, dikhawatirkan kalau hanya hepafilter saja ini tidak akan bisa melindungi dengan baik pasien maupun tenaga kesehatannya. Adapun selasar nantinya akan berfungsi untuk mengirim pasien dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke ruang isolasi khusus pasien Covid-19. Selasar itu, jalur khusus untuk nanti transfer pasien dari IGD ke ruang isolasi,” tegas Reri. (AR/ FORMASNEWS.COM)

 

Komentar

News Feed