oleh

Warung Kopi Lawas Sajikan Beragam Kopi Nusantara

TAWANG, AYOTASIK.COM – – Minum kopi dalam beberapa tahun ini masih menjadi tren atau haya hidup. Hal tersebut terlihat dengan semakin maraknya kedai atau warung kopi hingga kafe di Indonesia tidak terkecuali di Kota Tasikmalaya.

Namun, di kota berjuluk kota santri ini, sebelum menjamurnya kafe maupun kedai kopi, sudah ada warung kopi yang cukup lama meramaikan dunia perkulineran di Kota Tasikmalaya. Ya, namanya Warung Kopi Lawas.

Warung Kopi Lawas berada di Jalan Empang No 18, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Di depan warung, kursi-kursi dan meja kecil sebagai tempat ngopi seolah-olah menyambut para penikmat minuman kopi.

Baca Juga  Wakil Bupati Ciamis Meletakan Batu Pertama di Jalan Pertanian Desa Werasari Sadananya

Selaras dengan namanya, proferti di dalam warung pun nyaris dipenuhi dengan ornamen lawas (jadul). Ada mug atau cangkir dari almunium, hiasan dari kerajinan batok kelapa, dan sepeda ontel.

“Nama lawas (jadul) sendiri bukan dari saya. Namun, pemberian teman saya Sadrah setelah menceritakan konsepnya,” ujar Bebeng saat ditemui di Warungnya, Senin (29/3/2021).

Warung Kopi Lawas telah ada sejak tahun 2010. Berawal dari hobi minum kopi bersama sang istri, pemilik Warung Kopi Lawas Bebeng memberanikan diri untuk mencoba peruntungan dengan membuka warung kopi.

Di Warung Kopi Lawas, berbagai jenis kopi dari seantero Indonesia ada. Dari kopi  Aceh Gayo hingga kopi wilayah Timur indonesia yakni kopi Papua.

Baca Juga  Gubernur Jabar Ridwan Kamil Berduka atas Wafatnya Bupati Bekasi, Tunjuk Plh Sekda sebagai Plt Bupati

Beberapa jenis kopi yang disediakan di antaranya Papua Spesial, Flores Spesial, Kintamani Spesial, Lampung Spesial, Aceh Gayo Spesial, Java Spesial, Toraja Spesial, Bali Spesial, Jawa Barat Spesial, Papua, Flores, Kintamani, Aceh Gayo, Lampung Super, Java, Toraja, Bali, Jawa Barat, Pie Berry, Coffee Latte, Cappucino, Kosincheese, Cheese Tea, dan Xi Bola-bola + Cheese.

“Pernah saya main di kopi lokal, tapi harganya cukup mahal,” ucapnya.

Keahlian dalam meracik kopi diakui Bebeng bukan dari sekolah barista atau kursus lainnya. Namun, ia belajar secara otodidak dan berbekal dari pengalaman minum kopi.

“Saya ini bukan barista. Pengetahuan tentang kopi belajar sendiri dan sharing dengan teman-teman yang berkecimpung di dunia kopi,” ungkapnya kepada AyoTasik.com.

Baca Juga  Cegah Tindak Kriminal, Polsek Majalaya Polresta Bandung Gelar Patroli KRYD

Warung Kopi Lawas hingga kini masih mempertahankan ciri khasnya yakni menyuguhkan kopi original. Kendati demikian kopi kekinian juga tersedia seperti KosinCheese (kopi keju) dan kopi Singapura (kopi gula aren).

Buka sejak pukul 10.00 hingga pukul 21.00 WIB, harga untuk satu cangkir kopi mulai dari Rp8.000 hingga Rp13.000.

“Saya rosting sendiri di sini. Jadi semua proses dilakukan secara manual,” kata dia.

Selain kopi original, ada juga minuman kopi lainnya seperti kopi rasa buah, minuman coklat, dan susu murni.

Komentar

News Feed