oleh

Dosen Unsika Berikan Simulasi Pembuatan Pupuk Organik pada Kelompok Wanita Tani Rukun Tani Mandiri Desa Rawagempol Wetan

RILIS – Senin (25/10/2021) di Desa Rawagempol dilakukan sosialisasi sekaligus simulasi dalam pembuatan pupuk organik bagi Kelompok Wanita kelompok Tani (KWT) Rukun Tani Mandiri. Kegiatan tersebut dipandu dan diselenggarakan oleh tim dosen Unsika dan yang diketuai oleh Haura Atthahara, S.IP., M.I.P, dan anggota dosen lainnya yaitu Luluatu Nayiroh, S.Kom., M.I.Kom. dan Widyodaru Saputro,S.Si., M,Sc selaku pemateri.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa H. Udin Abdul Ghani, Sekretaris Desa Tarman dan Penyuluh Pertanian Lapangan Kecematan Cilamaya Yusuf Mahardani, S.P. Acara ini dihadiri oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Rukun Tani Mandiri dan beberapa UMKM Pengrajin Opak Dusun Rawabebek, Desa Rawagempol Wetan. Acara berjalan lancar dan peserta terlihat antusias menyimak dalam proses simulasi pupuk organik serta dalam sesi tanya jawab.

Selama sosialisasi berlangsung Nurcahyo selaku pemateri menyampaikan bahwa di dalam pembuatan pupuk organik tesebut terdapat dua jenis pupuk yakni ada Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat. “pupuk organik sangat cocok utuk tanaman sayuran organik seperti kangkung, cabai, selada, dll yang hasilnya pun dijamin maksimal bisa dibandingkan ketika ibu-ibu mencoba gunakan pupuk ini dengan pupuk lain”. Jelasnya bahwa dengan bahan pupuk organik akan memberikan tanaman yang lebih berkualitas. Pelatihan pembuatan pupuk organik ini sesuai dengan program yang sedang dilaksanakan oleh KWT Rukun Tani Mandiri yaitu Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang didanai oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat. Program P2L merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatan ketersediaan, aksesibilitas dan pemanfaatan, serta pendapatan. Program Pelatihan Pembutan Pupuk Cair ini juga berkaitan dengan judul penelitian Hibah Penelitian Strategis (HIPSTRA) yang berjudul Pemberdayaan Perempuan Dalam Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga (Studi Kasus Kelompok Wanita Tani Rukun Tani Mandiri dalam Program Pekarangan Pangan Lestari di Kabupaten Karawang). HIPSTRA merupakan program hibah unggulan untuk dosen yang digagas oleh Rektor Unsika Prof.Sri Mulyani.,A.k.,CA.

Baca Juga  Pelatihan Peningkatan Kompetensi Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SMK IPTEK AL-IKHWAN Karawang

Selanjutnya menurut Nurcahyo bahwa “Pupuk Organik cair Ctau POC berasal dari larutan hasil pembusukan bahan-bahan organik sisa tanaman, kotoran hewan dan kotoran manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur”. Selain itu dalam pelatihan pembuatan pupuk padat organik juga memanfaatkan sisa sekam padi yang menggunung di pekarangan ladang KWT. Menurut Kepala Desa H.Udin Abdul Ghani menjelaskan bahwa “ alhamdulillah dengan adanya pelatihan dari dosen UNSIKA insya Allah akan memberikan dampak yang baik bagi KWT, ibu-ibu anggota KWT dapat belajar seara aktif dan perlu untuk mengikuti dengan seksama kegaitan pelatihan ini karena kesempatan pelatihan ini sangat berharga bagi KWT”.

Baca Juga  Dugaan Pungli Oknum Kepsek SMP PGRI Pebayuran Dibenarkan Kepala TU

Selanjutnya di tempat yang sama ketua tim Dosen Unsika Haura menjelaskan bahwa: “dengan adanya simulasi pembuatan pupuk organik bagi KWT Rukun Tani Mandiri di Desa Rawagempol Wetan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Sehingga pemanfaatan limbah sekam padi ataupun sisa makanan rumahan warga dapat dimanfaatkan bahkan dapat bernilai ekonomis”. Dengan demikian proses pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan efektif. (rls)

News Feed