BANDUNG – Salah satu supermarket dan pusat perbelanjaan di jalan Margacinta Kota Bandung masih belum mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan, meski dalam momen libur panjang nasional.
Pantauan awak media BentarNews di lapangan, bahkan nuansa libur panjang di tempat tersebut belum terasa. Biasanya, selain di jalan raya, pusat pembelanjaan juga bisa dijadikan barometer untuk memantau situasi keramaian orang.
Dikatakan salah seorang Supervisor Borma Cijaura, Anton (30), supermarket tersebut, jika lonjakan pengunjung terjadi, terlebih dalam masa liburan pekan ini, pihaknya menegaskan bakal konsisten menjalankan aturan dari pemerintah.
“Terkait aturan protokol kesehatan kita sudah berjalan sesuai aturan pemerintah, baik dari penyediaan tempat cuci tangan hingga jaga jarak dan pakai masker,” kata anton kepada BentarNews saat di temui di tempat kerjanya. Kamis (29/10/2020) malam.
Sedari awal, lanjut Anton, pihak manajemen supermaket, di mana tempat ia bekerja tersebut sudah melakukan pembatasan pengunjung ke dalam toko. “Kita batasi sampai 75 persen,” imbuhnya.
Di dalam lorong kasir pun, ucap Anton, dilakukan batas sepanjang satu meter, agar interaksi para pengunjung yang akan melakukan pembayaran tidak terjadi seperti berdesakan.
Ia berharap pandemi segera berlalu, agar aktivitas jualannya benar-benar kembali seperti biasa tanpa kekhawatiran akan penyebaran sebuah virus atau penyakit yang membahayakan bagi manusia. “Harapannya segera berlalu agar segera normal,” tutup Anton. (Imas/ay/BentarNews.com)











Komentar