oleh

Udi Warga Desa Barugbug Jatisari Karawang Minta Konvensasi Tanaman Miliknya Dibongkar Program Cilamaya Berbunga Pada Pemprov Jabar

KARAWANG-Beberapa warga Desa Barugbug Kecamatan Jatisari Karawang Jawa Barat mengeluh adanya pembongkaran tanah dan puluhan pohon limo miliknya.

Pasalnya,tanaman atau pohon limo yang ditanamnya sejak lama kini dibongkar oleh alat besar Beko guna melaksanakan program Cilamaya Berbunga.

Menurut pengakuan Udi,warga Karajan I RT 01/01 bahwa lahan kebun yang dibongkar oleh alat besar Beko itu miliknya. Bagi warga, adanya program Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Warga mendukung program tersebut,apalagi untuk kepentingan umum.

Baca Juga  Oded: Izin Sudah Diberikan, Pengelola Tempat Hiburan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Namun,kata Udi,tidak ada konvensasi atau ganti rugi pembongkaran lahan kebun atau tanaman yang rusak. Padahal,adanya tanaman atau kebun limo untuk menambah penghasilan keluarga. Dengan berkebun limo, dapat menambah penghasilan keuangan keluarga.

“Setiap sepuluh sehari, sekitar enam ratus ribu rupiah dapat dihasilkan dari penjualan limo. Tapi sekarang dengan adanya pembongkaran oleh alat besar Beko. Pendapatan keluarga akan hilang begitu saja,”ujarnya pada siberindo.co ,Sabtu (31/10/2020) di rumahnya.

Baca Juga  Lembur Tohaga Lodaya Pasirlayung Miliki Posko Psikologi untuk Warga

Dikatakan Udi,bukan lahan miliknya saja melainkan ada beberapa lahan milik warga akan terbongkar oleh program tersebut. Diantaranya,milik Akim, M.Rohmat, Aceng, Eneung, Yayah dan Darmin.

“Tolonglah bantuan konvensasinya dari Pemerintahan Provinsi Jabar. Untuk pengganti tanaman atau pohon limo dan jenis pohon lainnya yang akan dibongkar dan yang sudah terbongkar. Kita merawat tanaman memakai biaya pemupukan. Karena tanaman pohon limo itu buat nafkah keluarga,”ujarnya

Baca Juga  H. Ahamad Syaikhu Anggota DPRI Gelar Acara Dengar Pendapat Di Kecamatan Klari

Udi beserta warga lainnya,berharap Pemerintahan Provinsi Jawa Barat mendengar atas keluhan warga Desa Barugbug Kecamatan Jatisari Karawang Jawa Barat. Akibat adanya pembongkaran lahan dan tanaman limo yang telah terbongkar oleh alat besar Beko.

“Kami mendukung program tersebut,tapi hak kami tolong diperhatikan juga. Sebab tanaman atau pohon limo itu kami urus untuk nafkah keluarga. Bukan tumbuh secara alami di kebun yang saya miliki,”pungkasnya (Dede Jaenudin/beritajabar.net)

Komentar

News Feed