BANDUNG, – Setelah deadlock, pada Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tangal 17/12/2020 lalu. Pantia Pemilihan Ketua PWI, kembali mengelar pemilihan Ketua PWI KBB. Sebelumnya, pemilihan diselenggarakan di Hotel Ahadiat, kali ini diselenggarakan di Aula Gedung PWI Jawa Barat, Rabu (30/12/2020).
Dalam pemilihan tersebut, Agus Sudrajat dari Radio Elshinta, akhirnya terpilih menjadi Ketua PWI KBB periode 2020-2023, menggantikan Heni Suhaeni. Agus, terpilih setelah berhasil memenangkan proses pemilihan di Konferensi wilayah (Konferwil) PWI KBB. Dari total 15 suara yang diperebutkan, Agus Sudrajat berhasil meraih 9 suara. Sementara, Hadi Wibowo, dari media online Ragamdaerah.com mendapat 5 suara da 1 suara absten.
Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jabar, juga sebagai Ketua Pimpinan Sidang M. Syafrin Zaini, mengatakan, konferwil PWI KBB ini, merupakan tindak lanjut dari konferwil yang dilaksankan pada tanggal 17/12/ 2020 yang diselenggarakan di Hotel Ahadiat Jalan Sindang Sirna Elok Kota Bandung.
Sebelum melaksanakan pemilihan dikonferwil, kedua calon kandidat, mengalami deadlock.” Karena, masing-masing calon pada saat pemilihan mendapat suara yang sama, yakni sama-sama 7 suara. Dari 15 pemilik suara, ternyata hanya 14 suara yang memenuhi syarat karena seorangnya tidak hadir,” ujar M. Syafrin Zaini pimpinan sidang yang juga Kepala Bidang Organisasi PWI jabar ini.
Pada saat deadlock, pemimpin sidang ber-upaya untuk memediasi kedua kandidat, namun mediasi tersebut tidak berhasil. Akhirnya pemilihan dilanjut dua minggu kemudian tepatnya, Selasa (30/12/2020). Sesuai dengan peraturan di PD/PRT, pemimpin sidang pun tetap, masih menyarankan agar kedua calon untuk menempuh jalan bermusyawarah. Namun, kedua calon menjawab, tetap melaksanakan pemilihan karena membawa aspira para pendukungnya.
Dalam penutupan Konferwil, M. Syafrin Zaini menyatakan, pemilihan untuk Ketua PWI KBB sekarang sudah berahir. Untuk itu, pihaknya meminta kembali bersatu untuk membangun PWI di KBB. “Karena PWI, adalah rumah bersama yang harus tetap di jaga keberadaanya. Kala terus, saling sikut tidak akan ada ujungnya. Maka itu, antara kubu yang terpilih dan tidak terpilih untuk kembali bersatu menjaga PWI sebagai rumah kita bersama,” tegasnya. (**/Yat/FORMASNEWS.COM)











Komentar