Nuansarealitanews.com, Cimahi,-Pemuda Cinta Cimahi (PECI) menggelar aksi keprihatinan terhadap kasus korupsi yang terjadi di Kota Cimahi. Hal ini bukan karena Pemkot Cimahi memiliki segudang prestasi, akan tetapi karena 3 Kepala Daerah nya tertangkap OTT KPK. Permasalahan ini akan berdampak semakin rendahnya kepercayaan masyarakat pada pemkot dalam mengelola urusan publik.
“Aksi ini sebagai bentuk dukungan moral kami dan saya pribadi sebagai putra daerah berharap ASN agar tetap fatsun terhadap konstitusi”, ujar Septian Anggi Suryana sebagai Koordinator Presedium Gerakan Pemuda Kota Cimahi, yang akrab di sapa Acil, pada saat aksinya di pemkot cimahi, Jumat (04/12/2020).
Tertangkapnya Wali Kota Cimahi oleh KPK harus menjadi momentum perbaikan bagi ASN, agar menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik yang bisa mengembalikan lagi kepercayaan masyarakat pada pemerintah.
“Justru ASN harus lebih bekerja maksimal lagi agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dengan memberikan pelayanan publik dengan baik, sesuai UU nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara”, tegas Acil.
Dengan terjadinya musibah ini harus menjadi pembelajaran yang berharga bagi kepala daerah Kota Cimahi kedepannya.
“Bagi Kepala Daerah supaya tidak serta merta melakukan rotasi dan mutasi ASN berdasarkan Like Or Dislike, tapi harus memperhatikan Analisis Beban Kerja (ABK), Analisis Jabatan (Anjib) dan merit sistem. Hal ini perlu di kedepankan agar birokrat tidak menuhankan Pimpinan atau Jabatan, karena sejatinya atasan para birokrat ialah masyarakat, sedangkan Wali Kota hanyalah User”, pungkasnya.
Aksi Aliansi Pemuda Cinta Cimahi tersebut di terima Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana, berlangung sekitar satu jam, berjalan lancar, Aman dan tertib.
(Dewa)











Komentar