oleh

Aliansi Aktivis Bandung Barat Sampaikan Ini ke Bupati

-Tak Berkategori

Aliansi Aktifis Anti Korupsi Jawa Barat menyampaikan aspirasi secara terbuka di depan Gedung Kantor Bupati Kabupaten Bandung Barat Selasa, (22/12).

Aksi tersebut dilakukan menyusul adanya indikasi dugaan tindakan korupsi yang dilakukan oleh Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna dengan melibatkan pihak keluarga.

Perwakilan Aliansi Aktifis Anti Korupsi Jawa Barat, Totor Buktom mengatakan, pihaknya menyampaikan aspirasi ini perlu digarisbawahi bukan unjuk rasa namun sebagai bentuk teguran.

Baca Juga  Setelah Geledah Kantor Bupati, Hari Ini KPK Periksa Kantor PUPR Bandung Barat

“Kita datang bertiga kesini bukan untuk memperkeruh suasana tetapi menegur Bupati, bahwa permasalahan yang ada di KBB ini sudah sangat kronis,” katanya saat ditemui.

Ia menambahkan, beberapa tuntutan disampaikan yakni terkait rekrutmen tenaga kerja kontrak pada tahun 2019, pembagian hibah hand traktor 1000 unit.

“Dana KONI KBB sebesar 10 miliar rupiah, permasalahan berbagai proyek kukutan merupakan rekomendasi Bupati dan titipan oknum yang dekat dengan Bupati KBB,” katanya.

Baca Juga  bank bjb Gandeng Lembaga Takmir Masjid NU Terapkan Sedekah Digital

Lebih jauh dari itu, pihaknya pun menuntut penyelesaian permasalahan Kawasan Bandung Utara (KBU), Permasalahan Dana Covid-19 dan permasalahan Diane Yulandari.

“Kita meminta bupati harus melepaskan semua yang berbau nepotisme, jadi baik atau buruk bupati biarkan proses hukum yang menentukan,” ujarnya.

Ia berharap, Bandung Barat lebih baik tanpa ada kroni-kroni dan tanpa ada antek-antek keluarga bupati yang terlibat dalam pelaksanaan proyek maupun kebijakan yang ada di KBB ini.

Baca Juga  Ratusan Miras Dimusnahkan Jelang Nataru

“Kita ga bisa tutup mata keluarga bupati terlibat di segala lini proyek yang ada di KBB,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya meminta dengan tegas kepada seluruh jajaran penegak hukum untuk memproses permasalahan yang telah pihaknya sampaikan tersebut.

“Kita berharap setidaknya bupati maupun wakil bupati merima kita, kalaupun tidak menerima tidak masalah bagi kita,” tandasnya.

 

(CepDar/PenaKu.ID)

Komentar