BANDUNG – Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia segera dilaksanakan pada pekan depan, 13 Januari 2021. Provinsi Jawa Barat sendiri mendapat alokasi 97.080 dosis yang terbagi dalam dua tahap distribusi. Tahap I (5 Januari 2021) sebanyak 38.400 dosis untuk pelaksanaan vaksinasi pada 14 Januari 2021 atau menunggu izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari BPOM. Sementara itu, tahap II sebanyak 58.680 dosis.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, penyuntikan terdiri atas dua dosis karena vaksin Covid-19 berasal dari virus yang dimatikan. Prioritas target sasaran di tahap I adalah tenaga kesehatan (nakes) dan sumber daya manusia (SDM) lainnya di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
“Tahap I karena satu orang dua dosis, maka kurang lebih 44 ribu nakes yang akan dipilih untuk dua kali penyuntikan di minggu ketiga bulan Januari ini,” ujar Ridwan Kamil, Rabu (6/1).
Dengan demikian, terdapat 161.242 sasaran tenaga kesehatan di 27 kabupaten/kota untuk vaksinasi. Jumlah bisa meningkat dengan penambahan daftar SDM lain di fasyankes.
Pihaknya mendorong simulasi pemberian vaksin di setiap kabupaten/kota agar setiap daerah siap memulai proses pemberian vaksin pada 14 Januari 2021 sesuai rencana pemerintah pusat.
“Kami sedang menyimulasikan, memerintahkan kepada seluruh bupati/wali kota, agar minggu ini simulasi vaksin CovidD di wilayah masing-masing. (Kota) Depok sudah oleh saya, (Kota) Bogor sudah oleh Pak Presiden, Kabupaten Bekasi sudah oleh Pak Wapres, sisanya akan dilakukan oleh bupati/wali kota masing-masing,” katanya.
Dari data Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, terdapat 1.094 puskesmas dinyatakan sudah terlatih, 27 wakil supervisor kabupaten/kota sudah terlatih, 67 rumah sakit umum di 27 kabupaten/kota sudah terlatih, 18 RS TNI, Polri, BUMN, sudah terlatih, serta tambahan 46 cold chain TCW 3000.
Saat ini, logistik pendukung vaksin Covid-19 mencakup APD set, rompi vaksinator, serta logistik alat kesehatan lainnya sedang dalam tahap distribusi ke 27 kabupaten/kota se-Jabar. Per 31 Desember 2020 pun, seluruh daerah di Jabar telah memiliki Vaccine Refrigerator TCW 3000 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (nuryati/inilahnews.com)











Komentar