oleh

Pemdes Belendung Subang Gelar Musyawarah Masyarakat Desa

SUBANG – Pemdes Belendung Kecamatan Cibogo menggelar Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di aula kantor Desa, Senin (11/1/2021).

 

Kegiatan ini dihadiri Kades Belendung Kecamatan Cibogo Hartono, Bidan Desa, Bhabinkamtibmas Polri, Babinsa TNI AD serta para kader desa dan perwakilan Puskesmas Cibogo.

 

Kades Belendung Kecamatan Cibogo Hartono mengatakan, kegiatan musyawarah itu bertujuan mencari kesepakatan untuk kebutuhan warga desa. Nantinya, pengajuan dari musrenbangdes akan dibawa ke tingkat musrenbang kecamatan.

 

“Lalu kita tinggal menunggu hasilnya,” ujar Hartono.

 

Dalam kesempatan itu, Ia juga  mengimbau warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

“Perlu kita ketahui terkait dengan wabah penyebaran virus korona yang saat ini semakin meningkat, sehingga saya mengimbau kepada warga masyarakat agar waspada kaitan dengan bahayanya penyebaran virus korona atau covid 19, kita harus waspada dan berhati-hati, serta kita harus melakukan prokes 3M, yakni menjaga jarak, mencuci tangan pake sabun dengan air mengalir, dan wajib memakai masker guna memutus mata rantai covid 19,” ucapnya.

Baca Juga  M.Ade: Perubahan Paradigma Kado HUT Ke-71 Satpol PP Dan Ke-59 Satlinmas Jabar

 

Sementara itu, Bidan Desa Belendung Nia Destiani S.Tr, Keb mengatakan, berbagai ajuan para kader PKK desa yang dibawa ke musyawarah masyarakat desa (MMD) akan ditampung untuk diajukan ke musrembangdes. Dia menyebut, dari 15 item pengajuan, pihaknya akan memprioritaskan 10 pengajuan.

 

“Adapun data akhir tahun 2020 bulan Desember kita menunggu data dari para kader. Hasil pendataan para kader, ada 15 permasalahan yang akan diajukan, dan dari 15 iteum kita ajukan 10 item sesuai dengan skala prioritas yang kita ajukan melalui kegiatan MMD, artinya musyawarah bersama, selanjutnya kita mencari solusi kesepakatan bersama, apa saja yang dibutuhkan dari pengajuan tersebut, selanjutnya untuk pengajuan ke tingkat desa,” tuturnya.

Baca Juga  Bupati Ciamis Dan Forkopimda Ikuti Rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat

 

“Setelah pengajuan ke tingkat desa diterima, selanjutnya musrembang tingkat kecamatan, diharapkan kedepannya dari hasil pengajuan kita ada tindak lanjutnya karena pengajuan ini sesuai dengan skala prioritas, serta ada realisasinya dan dikabulkan, karena sesuai ajuan yang menjadi prioritas itu ada 10 ietem,” imbuhnya.

 

 

 

 

Wangsih (40 tahun) perwakilan Kader PKK Desa Belendung menambahkan, kaitan dengan ajuan – ajuan melalui musyawarah masyarakat desa (MMD), pihaknya lebih memprioritaskan kesehatan dan pendidikan yakni penanganan penyakit kusta, ibu hamil kek, dan bayi balita BGM.

Baca Juga  Akuntabilitas Kinerja Bukan Hanya Kejar Target Hasil

 

“Di Desa Belendung sendiri ada 3 orang penderita penyakit kusta dan mereka sudah diberikan penanganan secara privat serta diberikan obat untuk orang yang mengidap penyakit kusta, namun si penderitanya tinggal sadar dan sering minum obat sesuai dengan anjuran dokter, diharapkan ajuan – ajuan untuk penanganan kusta, ibu hamil Kek, dan anak balita BGM agar dikabulkan karena hal ini perlu perhatian serius pihak pemerintah,” pungkasnya. [ajat/wartakini.com]

Komentar

News Feed