oleh

Dua Siswa di Sektor 4 Majalaya Jadi Tim Pelopor Kebersihan

MAJALAYA,- Dua siswa sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) tampak cekatan ikut membersihkan sungai bersama anggota Satgas Sektor 4 Majalaya.

Ke-2 siswa itu, Revil Ega Sandiawan (17) dan Muhammad Ridwan Nulloh (18). Mereka tinggal di Kp. Sinarsari Desa Majasetra Kec. Majalaya.

Kepada indoartnews.com, Senin (8/2/2021), mereka mengatakan, bercita-cita ingin menjadi anggota TNI karena sudah sejak kecil bercita cita ingin jadi tentara hingga menjadi kebanggaan orang tua.

“Jika saat ini kami terjun membantu Satgas Sektor 4 Majalaya karena ingin juga membantu ekonomi keluarga,” ucap Ridwan dan Revil.

Baca Juga  Kang DS : MK Membuat Keputusan Seadil – Adilnya

Menurut Revil, mereka membantu Satgas membersihkan sungai dari sampah selain mendapat ijin orang tua, juga gurunya karena tidak mengganggu belajar.

Mereka pun tidak merasa malu ikut terjun membersihkan sampah dari sungai dengan alasan mencari pengalaman, membantu ekonomi orang tua dan untuk biaya sekolah. Terutama tidak mengganggu belajar.

Keduanya juga menjelaskan keadaan orang tuanya. Revil anak ke-2 dari 3 bersaudara. Ia bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya Pembangunan Majalaya kelas 12 jurusan otomotif.

Baca Juga  Festival Burung Kicau" Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-75 TNI Tahun 2020........!

“Ayah saya meninggal ketika saya berusia 4 tahun dan ibu sudah menikah lagi. Keduanya bekerja di salah satu pabrik,” katanya.

Ia sendiri bergabung dengan Gober di Sektor 4 Citarum Harum sudah sekitar 2 tahun. Ia senang bergabung dengan Satgas karena orangnya baik-baik.

“Teman-teman juga tahu kalau saya gabung dengan Gober Citarum Harum bahkan teman-teman mendukung dan guru pun memuji karena tidak mengganggu belajar,” tegasnya.

Baca Juga  Gerakan Bersama Melawan Covid-19, Mengajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Demikian pula Muhammad Ridwan Nulloh dan yang masih sekolah di kelas 12 SMA Muhammadiyah sudah setahun menjadi Gober juga ingin berbaur dengan masyarakat bersama-sama membersihkan lingkingan, terutama sungai dan bantarannya.

Ia menuturkan uang hasil kerja ikut membersihkan sungai diserahkan kepada orang tuanya. Ayahnya bekerja di pabrik dan ibu mengurus rumah tangga. (Elly Susanto/indoartnews.com)

Komentar

News Feed