oleh

Dari Lanjung Tanjungsari, Anak Petani Sukses Merintis Yayasan Pendidikan

Sumedang – Dengan ketekunan dan kesabaran, suatu usaha yang digeluti bertahun-tahun berbuah suatu keberhasilan. Tak disangka, anak seorang petani Desa Lanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, berhasil merintis yayasan pendidikan dari jumlah siswa yang bisa dihitung jari, hingga ratusan anak. Yayasan Aluna Mandiri Insani, yang awalnya merintis Radiatul Atfal/RA setingkat TK, kini telah memiliki SD IT, SMP IT dan Pondok Tahfidz Quran dengan lebih dari 400 siswa.

Keberhasilan Yayasan Aluna Mandiri Insani tak lepas dari tangan seorang pendirinya, yakni H.Djadjat Sudrajat beserta istrinya Hj.Entin Tinah yang menjadi ketua Yayasan. Berkat ketekunan mereka, Yayasan Aluna Mandiri kini semakin maju dan berkembang di dunia pendidikan dasar. Beliau menceritakan pengalamannya kepada BentarNews di rumah kediamannya, Jl. Kenanga no 29-37 Lanjung, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jumat (12/2/2021).

Sambutan yang begitu ramah terlihat dari penerimaan tuan rumah kepada awak media sangat terasa. H. Djajat mulai bercerita. “Pada tahun 1983 berawal dari kumpulan keluarga dengan beberapa masyarakat Tanjungsari mengadakan pengajian, dakwah dan hal-hal lain yang menyangkut bidang keagamaan dan pendidikan,” ujarnya.

“Pada tahun 1995, Alhamdulillah kita bisa mendirikan Radiatul Atfal/RA setingkat TK dan hanya 1 kelas waktu itu dengan 40 murid. Selanjutnya tahun 2002 berdiri SD IT Nurul Aiman dengan 4 kelas sebanyak 313 siswa dan SMP IT Nurul Azmi berdiri tahun 2018 dengan 55 siswa. Kemudian tanggal 1 Juni 2020 berdiri Pondok Tahfidz Qur’an dengan 8 santri Tahfidz akhwat, jadi total keseluruhan ada 416 siswa. Kalo untuk Pondok Tahfidz Qur’an, kita membuka pendaftaran baru dengan kuota 15 Hafidz dan 5 Hafizah,” ujar H. Djajat.

Baca Juga  Ekspedisi Toba- HPN 2023: Geosite Sipinsur Manjakan Mata Dengan Panorama Danau Toba Yang Eksotis

“Pada tahun 2014 untuk SD IT pernah mendapatkankan bantuan dari disdik berupa mebeler sarana kursi dan meja untuk 6 kelas,” ungkap Hj Entin menimpali.

“Sekarang kita lagi membangun ruang kelas baru, rencana 3 kelas dengan anggaran kurang lebih Rp 900 juta lebih,” tutur H.Djadjat.

Selanjutnya awak media pun diajak berkeliling melihat lokasi pembangunan ruang kelas baru. “Pembangunan baru 20%, keburu kehabisan anggaran, mudah-mudahan rekan media bisa membantu mencarikan donasi untuk melanjutkan pembangunan ini,” ujarnya H.Djajat sambil tersenyum.

Baca Juga  Wagub Uu Ruzhanul Ajak Ulama Jaga Kondusivitas Jabar

“Kita sudah mengumpulkan sedikit demi sedikit dengan membeli sarana kursi dan meja, masing-masing 40 set. Dan sementara ini disimpan di ruangan lain yang kosong. Minta doa dan dukungannya, Alhamdulillah banyak siswa yang berprestasi. Saya di sini menerapkan manajemen berbasis Al Qur’an,” papar H.Djajat.

Lanjutnya, bila ada rekan dan Hamba Alloh yang akan berdonasi membantu pembangunan ini, bisa melalui Yayasan Aluna Mandiri Insani No.Rek.00113631171100 Bank Bjb dan kontak person di nomor handphone 081320164834. (Herry/ay/BentarNews.com)

Komentar

News Feed