oleh

Pastikan Penyebab Kematian Korban, Makam Dina Dibongkar Tim Forensik

CILEUNYI, — Untuk memastikan penyebab kematian Dina Yuniasari (27) warga Kp.Sukamulya RT 01/RW 13 Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, Kabupaten Bandung,  tim fortensik akhirnya membongkar makam dan mengankat jasad korban untuk diautosi, Jumat (19/2/2021).

Langkah tersebut dilakukan karena adanya ketidak puasan dan kerurigaan dari keluarga korban, akhirnya jasad yang baru 2 pekan dimakamkan tersebut terpaksa dibongkar.

Sebelumnya, suami korban, Budi, menyatakan kalau korban meninggal akibat kecelakaan lalu-lintas. Namun keluarga Dina curiga karena melihat adanya beberapa luka dalam tubuh Dina ada yang tidak wajar.

“Pembongkaran makam anak saya yang rencana Kamis digeser sehari ke Jumat. Ini permintaan dari petugas Reskrim Polrestabes Bandung,” ucap Sainun (59) ayah Dina kepada wartawan di pemakaman tanah wakaf RW 13, belakang Kompleks Griya Bukit Manglayang RW 21 Desa Cinunuk.

Baca Juga  Hasil Identifikasi 111 Tower di Kota Cimahi Tidak Berizin

Menurut Sainun, pembongkaran makan Dina anaknya ini menyusul laporan dirinya ke Polrestabes Bandung. Sainun menduga anaknya seperti korban penganiayaan.

“Di telinga dan hidungnya penuh darah. Begitu pula di bagian bibirnya lebam membiru,” ungkapnya.

Diceritakan Sainun, Dina putri sulung dari 3 bersaudara tersebut 2 pekan lalu pukul 16.00 pergi dengan Budi (33) suaminya dengan Kijang Kapsul katanya mau ke Bandung.

“Namun subuh sekitar pukul 04.30 saya menerima telepon dari Budi, suami Dina yang memberitahukan bahwa Dina ada di RS Santo Yusup sudah meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalu lintas di Jln. Dipatiukur sekitar Monumen Perjuangan Kota Bandung,” katanya.

Baca Juga  DPRD Jabar Dukung Kebijakan Larangan Mudik 2021 Untuk Tekan Laju Penularan Covid-19

Menurut Sainun, Deni (29) adik Dina segera meluncur ke RS Santo Yusup.  Ternyata benar, Dina sudah meninggal dengan sejumlah luka dibagian wajahnya. Namun ketika jasad Dina dibawa ke rumah duka di Cinunuk untuk dimandikan, anggota keluarga termasuk tetangganya terkejut sebab di tubuh korban ada sejumlah luka mencurigakan seperti bekas penganiayaan.

“Meski jenazah sudah dimakamkan saya tetap lapor ke polisi agar kematian Dina diusut. Pasalnya lukanya diduga bukan akibat kecelakaan seperti yang diceritakan Budi, suami Dina,” jelasnya.

Baca Juga  Dua Menteri Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Sosial Tunai

Sainun berharap polisi bisa mengungkap apa penyebab kematian  anaknya itu.

“Jika benar kematian Dina anak saya karena kecelakaan penganiayaan, agar diusut tuntas. Tangkap siapa pelakunya dan hukum siapapun yang terlibat,” harap Sainun.

Sementara itu sejumlah anggota Reskrim Polrestabes Bandung ketika ditemui di pemakaman menyebutkan, pembongkaran makam Dina akan diatopsi jenazahnya untuk kebutuhan dan melengkapi proses penyelidikan.

“Ini berangkat dari laporan keluarga Dina ke Polrestabes Bandung karena dinilai janggal,” kata seorang petugas Reskrim.

Atas kepentingan penyelidikan, polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi termasuk budi suami korban dan mengamankan beberapa barang bukti. Ekpos.Com**

Komentar

News Feed