Tewasnya Wartono bermula saat korban bersama 3 rekannya menguras sumur menggunakan mesin penyedot. Alasanya karena air sumur bau bangkai.
“Setelah air sumur kering, Wartono turun ke dasar sumur untuk membersihkan dasar dari b patahan kayu, pecahan kaca.,” ucap Kapolsek Puspahiang, AKP Asep Nurjaman, Senin (1/3/2021).
Namun Ketika didasar sumur, kata Asep, korban lemas diduga akibat menghirup gas beracun dan berteriak meminta tolong kepada 3 rekannya yang berada di atas. Ketiga rekannya pun langsung berusaha menolong dengan masuk kedalam sumur.
“Saat korban hendak diangkat oleh rekannya bernama Ayo, sampai dibibir sumur tali penarik putus sehingga kedua korban terjatuh dengan posisi Wartono dibawah. ” ujar Asep.
Akibatnya, korban Wartono meninggal dunia ditempat, sedangkan rekannya bernama Ayo mengalami luka robek dan memar. Korban luka langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.











Komentar