oleh

230 Lansia Warga Cibabat Jalani Vaksinasi Covid-19

BANDUNG–Sebanyak 230 warga lanjut usia (lansia) RW 08, Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi menjalani vaksinasi Coronavirus Disease (Covid-19). Mereka mendapat skala prioritas mendapat vaksin karena termasuk kelompok rentan penularan.
Kepala Puskesmas Cimahi Utara, Irene Herdi mengatakan, untuk mencegah paparan Covid-19, terutama terhadap orang lanjut usia, penyuntikan vaksin perlu diprioritaskan.
“Adanya penyakit penyerta dan kondisi fisik yang mulai melemah membuat lansia lebih sulit untuk melawan infeksi, termasuk Covid-19. Itulah sebabnya, lansia menjadi prioritas untuk menerima vaksin ini,” kata Irene, Jumat (12/3/2021).
Meski diprioritaskan, namun tidak semua yang telah terdaftar bisa disuntik vaksin. Irene menjelaskan, ada dua kondisi lain yang menyebabkan pemberian vaksin dapat ditunda.
Misalnya, apabila berdasarkan pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin sedang mengalami demam 37,5 derajat celcius ke atas, maka akan ada penundaan.
“Penundaan dilakukan sampai pasien sembuh dan terbukti bukan menderita Covid-19,” tegasnya.
Selanjutnya, akan dilakukan screening ulang pada saat kunjungan berikutnya. Jika memiliki salah satu penyakit paru, seperti asma, PPOK, dan TBC. Jika memiliki kondisi-kondisi di atas, maka vaksin baru bisa dilakukan hingga kondisi pasien terkontrol baik.
“Biasanya kan punya dokter spesialis, jadi kalau sudah kontrol, akan saya mintakan rekomendasinya dulu. Apakah pasien bisa divaksin atau tidak?,” ungkapnya.
Salah seorang lansia penerima vaksin anticovid, Jonhar (60), mengaku, sangat membutuhkan cairan suntik antibodi tersebut. Sebab, ia yakin bahwa vaksin itu dapat membentengi dirinya dari penularan virus corona.
“Saya sebenarnya sudah lama menunggu vaksinasi ini, karena sepengetahuan saya wabah Covid-19 engga ada obatnya, maka salah satu jalan harus divaksin.Terlebih, seperti saya lansia yang beresiko tinggi,” kata Jonhar.(AYOBANDUNG.COM)

Komentar

News Feed