BANDUNG, (cirebonbagus.id).- Anggota DPRD Jawa Barat Ir H Sri Budi hardjo Herman MIPol (SBH) meminta pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat agar menghapus uang gedung pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 2021.
Hal ini kata dia, orang tua siswa yang saat ini mengalami penurunan ekonomi tentu menjadi pertimbangan. Kehidupan masyarakat sangatlah rentan dan mengalami kesulitan ekonomi akibat adanya Pandemi Covid-19.
“Saya meminta Disdik untuk menghapus uang gedung yang dibebankan pada calon siswa baru, kan saat ini ekonomi sedang menurun, ” kata SBH.
Dia juga menyatakan, jika pandemi saat ini tentunya sangat berat apabila calon wali murid dibebani uang gedung. “Kalau kekurangan ruang kelas, itu sekolah bisa mengusulkan ke Pemprov jangan dibebani ke orang tua siswa, ” ujarnya.
Dia pun mengaku banyak konstituen di dapilnya yang mengeluh akibat adanya uang gedung. “Kondisi saat ini jangan bebani masyarakat seperti uang gedung,” tegasnya.
Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) memang masyarakat sering dipusingkan dengan biaya sekolah yang tinggi termasuk uang gedung. Tentu uang gedung sangat memberatkan masyarakat sehingga usulan SBH banyak mendapat sambutan positif masyarakat.
Salah seorang warga Desa Gombang Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, Hendra Sugiarto mengaku sepakat dengan harapan SBH agar Disdik menghapus uang gedung. Uang gedung sangat memberatkan orang tua sehingga banyak diantaranya yang tidak sekolah karena uang gedung.
“Saat ini kehidupan masyarakat sangatlah repot dalam keadaan Pandemi Covid-19. Ekonomi masyarakat rusak dan banyak orang tua siswa yang menganggur akibat di PHK. Harapan kami tentu pemerintah peduli agar uang gedung dihilangkan. Saya setuju dengan usulan Pak SBH,” ungkap Hendra. (CIBA01)










