BANDUNG – Dalam dua pekan ini kasus covid 19 kembali melonjak naik di Jawa Barat, terutama kasus terbesar ada di Kota Bandung. Hal ini direspon oleh Wali kota dan Gubernur Jawa Barat dengan memberlakukan kembali PPKM secara ketat. Namun, pengetatan itu menuai kontroversi dan keresahan masyarakat karena pendapatan mereka yang menurun pasca pemberlakuan PPKM.
Menanggapi hal itu, Ketua Cabang terpilih PC PMII Kota Bandung Agung Andrian menanggapi hal itu dan mengingatkan pemangku kebijakan agar memperhatikan sektor ekonomi dalam menanggulangi covid 19. Menurutnya pertumbuhan ekonomi menjadi bagaian dari imunitas ketahanan tubuh masyarakat.
“Imunitas kesehatan masyarakat itu kebal pada saat mereka dapat makan dan minum dengan asupan gizi yang cukup. Kecukupan pangan mereka tergantung daripada pendapatan ekonomis harian kaum menengah kebawah.” Tuturnya.
Karenanya, ia mengingatkan kepada stakeholder terkait agar setiap kebijakan yang dikeluarkan tidak berat sebelah antara kesehatan dan ekonomi. Sehingga kelihaian pemerintah sangat diuji dalam mencari solusi dari dilematis antara kedua sektor itu.
“Selain persoalan kesehatan dalam menekan angka lonjakan covid pemerintah juga mesti lihai mengambil kebijakan agar tidak terjadi penurunan pada pendapatan masyarakat.” Lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah harus bertanggungjawab dan serius dalam menaggulangi pandemi covid tanpa mengganggu jalannya laju ekonomi.
“Dalam menekan angka covid agar turun, kita mengingatkan agar pemerintah baik di provinsi maupun kabupaten/kota agar memprioritaskan pemulihan ekonomi sehingga kebutuhan masyarakat bisa tercukupi dan sehat semua. Sebabnya, keseriusan ridwan kamil dengan mang oded sangat ditunggu. rakyat tidak akan sehat dengan menonton pencitraan media saja.” Dikatakannya dengan tegas.
selain itu, ia juga mengatakan “jangan sampai ketidakseimbangan dua hal diatas membuat masyarakat menjadi tidak memiliki kepercayaan pada setiap tindakan yang diambil pemerintah dan malah menimbulkan ketidakdisiplinan masyarakat.”
Meski demikian ia menuturkan juga agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalan segala aktifitas. (*/red)










