RILIS ARTIKEL – Dosen Teknik Industri Universitas Singaperbangsa Karawang dan Salah satu kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsika tahun 2021 mengadakan Webinar pengabdian masyarakat dan Webinar KKN Unsika. Webinar ini dihadiri oleh anggota kelompok mahasiswa KKN dan tamu undangan, Asep Erik Nugraha, S.T., M.T dan Rianita Puspa Sari, ST., MT selaku Dosen Pembimbing Lapangan serta dan turut mengisi materi dan meramaikan pada kegiatan ini, Hj. Yati Mulyati, SE., MP. selaku Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Karawang dan juga sebagai pemateri, serta anggota IWAPI. Kegiatan webinar ini dilaksanakan secara dalam jaringan melalui platform Zoom Meetings.
Dalam webinar kali ini membahas terhadap peran dalam penggunaan teknologi Augmented Reality. Materi yang berkaitan dengan Pemberdayaan Perempuan dalam Meningkatkan UMKM Karawang di masa Pandemi Covid 19 serta Pendampingan Personal Branding IWAPI Cabang Karawang Dalam Pemanfaatan Periklanan Augmented Reality Industri Kosmetik dalam Meningkatkan Hubungan Pelanggan yang disampaikan oleh Ibu Hj. Yati Mulyati, SE., MP. Pada pemaparannya, Hj. Yati Mulyati, SE., MP. menyampaikan bahwa terdapat berbagai cara yang dilakukan UMKM untuk bertahan selama masa pandemi. Dimana saat ini 59% UMKM beralih fokus ke penjualan secara elektronik atau e-commerce, 69% penjualan dilakukan secara online, 65% adanya kenaikan pemakaian pembayaran secara digital. Berdasarkan survey yang dilakukan, 86.60% UMKM merasa adanya krisis pendapatan selama pandemi Covid-19. Hal tersebut disebabkan adanya penurunan jumlah pembeli, kesulitan dalam mengatur dana usaha, kesulitan mendapat bahan baku, dan lainnya. Pada kesempatan ini juga, pemateri menyampaikan rekomendasi yang dapat dilakukan UMKM di masa pandemi, diantaranya menekan pengeluaran dengan pengecekan biaya, memperkuat penjualan online, dan menambah atau mengganti segmen pasar.
Saat ini teknologi menjadi sebuah tantangan yang dapat memunculkan peluang. Salah satu bentuk teknologi tersebut adalah Augmented Reality. Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang memperluas dunia fisik dengan cara menambahkan lapisan informasi digital kedalamnya. Contoh penggunaan AR pada industri kosmetik dimana para pelanggan dapat mencoba berbagai merek kosmetik secara virtual. Personal branding yang dilakukan IWAPI kabupaten karawang dalam menarik pelanggan dilakukan dengan menggunakan media sosial seperti instagram dan facebook sebagai media pemasaran dan periklanan serta membuat video tutorial produk skincare dan kosmetik.
Materi selanjutnya yang disampaikan oleh Asep Erik Nugraha, S.T., M.T berkaitan dengan peran penggunaan Teknologi Augmented Reality dan evaluasi terhadap user dengan konsep PERA. Dalam pemanfaatan periklanan AR industri kosmetik untuk meningkatkan manajemen hubungan pelanggan serta penggunaan AR dalam promosi produk kecantikan. Dalam pemaparannya, pemateri menyampaikan peranan metode PERA dalam periklanan secara AR. Penggunaan teknologi AR harus memperhatikan pengguna. Hal tersebut dikarenakan terdapat interaksi yang dilakukan antara pengguna. Sistem AR yang dibuat harus nyaman serta tidak membebani pengguna. User interface dalam teknologi AR dibuat dan sesuai dengan posisi tubuh pengguna hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan teknologi ini. “Dengan adanya webinar dan pemaparan materi mengenai peran teknologi Augmented Reality serta evaluasi terhadap user dalam konsep PERA bertujuan untuk memberikan edukasi dan kesadaran bahwa dalam menggunakan teknologi harus disertai dengan kesadaran terhadap kenyamanan dan keamanan dalam menggunakannya serta pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta penggunaan teknologi Augmented Reality pada produk kecantikan sebagai strategi promosi dan peningkatan manajemen hubungan pelanggan” Ujar Asep Erik. (rls)










