oleh

Seorang Pria Bakar Wahana Permainan di Goa Sunyaragi

CIREBON — Seorang pria berinisial MY (23) ditangkap pengelola obyek wisata Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) Cirebon karena membakar sejumlah wahana di tempat wisata tersebut.

Wahana permainan yang dibakar berupa ayunan pada sekitar pukul 03.00 WIB. Pihak

Hasil investigasi sementara diketahui MY merupakan warga Kota Depok.

Kepala Bagian Umum Badan Pengelola (BP TAGS), Isyanto mengaku mengetahui peristiwa pembakaran tersebut setelah 2 penjaga malam menghubunginya sebab telah terjadi kebakaran di sebuah wahana di bagian depan komplek TAGS.

Baca Juga  Kasus Positif Covid19 Masih Tinggi Kota Bandung Wacanakan Karantina Wilayah

“Saya diberitahu penjaga malam dini hari tadi, ada api di wahana ayunan. Beruntung, api tak meluas setelah berhasil dipadamkan beberapa menit kemudian,” jelasnya.

Pasca pemadaman, petugas jaga mengamankan tersangka yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Petugas lantas menghubungi Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

My kemudian ditanyai aparat berwenang. Dalam pengakuannya, tersangka masuk ke area taman dengan cara melompati portal depan pada tengah malam.

“Tersangka sempat berkeliling taman, lalu mengaku membakar wahana permainan setelah tak menemukan apa yang dicarinya,” tutur Isyanto menirukan pengakuan MY.

Baca Juga  Spektrum - Jaga Habitat Elang Inspirator Garuda di Gede Pangrango

Tersangka tak merinci pencarian yang dimaksud. Dia hanya menyebut ‘sesuatu’ tanpa jelas maksudnya.

Dari tersangka, petugas menyita korek api, kartu identitas, serta surat-surat dari kepolisian dan dinas sosial yang menerangkan MY meminta sumbangan untuk kembali ke rumahnya.

Pihak BP TAGS pun menghubungi keluarga MY untuk dimintai pertanggungjawabannya. Isyanto memastikan, tersangka sejauh ini dititipkan di mapolsek terdekat.

Kepala Bagian Humas BP TAGS, Eko Ardi Nugraha menyanggah insiden itu berkaitan dengan konflik kepentingan di Keraton Kasepuhan yang terjadi sebelumnya.

Baca Juga  Warga Positif Covid-19 Tolak Isolasi, 1 Kampung di Cianjur di-Lockdown

“Bukan (soal kisruh), ini murni keisengan tersangka,” cetusnya.

Menurut Eko, kala dihubungi, pihak keluarga MY menyatakan yang bersangkutan sakit. Mereka berjanji dalam waktu dekat akan datang ke Cirebon untuk menjelaskan kondisi MY.

Dalam kesempatan itu, dia mengharapkan publik tak terpancing insiden tersebut. Dia meyakinkan, kejadian itu sudah ditangani pihak berwajib. (ayocirebon)

Komentar

News Feed