oleh

Wagub Jabar, Minta Kembangkan dan Adakan Gagasan di Pompes Santani

CIAMIS, – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pihaknya akan mendorong terus sejumlah pondok pesanteren di Jawa Barat untuk mengembangkan sektor pertanian. Salah satu, diantaranya dengan menggagas Santri Tani ( Santani).

Wagub mengatakan hal itu, Ketika melakukan kunjungan kerjanya ke Pondok Pesantren (Ponpes) Banyulana Dusun Nangewer Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg Kabupaten Cimis, Senin (3/8/2020).

Dikatakan, Uu, dengan mengembangakan sektor Santani, diharapkan adanya kemandirian ekonomi Ponpes di Jawa Barat akan meningkat. “Apalagi, berdasarkan data yang ada sekitar 12.500 Ponpes dan 5 juta santri di Jawa Barat, “tuturnya.

Baca Juga  Ema Sumarna Apresiasi Keberadaan LDII Kota Bandung

Dalam gerakan, Santani saat ini ada  komunitas lain yang harus mendorong dan didukung program Pemerintah untuk kedaulatan pangan di Jawa Barat. Yaitu, komunitas Santri.

Namun, dalam kondisi sekarang ini tidak memungkiri minat pemuda untuk mengembangakan sektor pertanian sedikit menurun. Sehingga, tak heran mempengaruhi ketahanan pangan di Jawa Barat. “Untuk itu, kami berharap para pemuda – pemudi harus peduli pertanian. Maka, kami mendorong seluruh komunitas masyarakat untuk lebih peduli kepada pertanian termasuk dari kalangan santri dan kiai,” ungkapnya.

Baca Juga  Sebanyak 175 PPKS Penyandang Disabilitas Mendapat Bantuan Nutrisi dari Pemkot Bandung

Dalam kegiatan kunjungan ke Ponpes Banyulana tersebut, Kang Uu menyerahkan sejumlah alat pertanian dan sembako kepada masyarakat sekitar. Ia berharap program Santani dapat bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat, khussnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Pimpinan Ponpes Banyulanya, KH. Darifan mengatakan, selama ini santri di Ponpes Banylana yang jumlah 350 orang, sebagian santri yang sudah menetap sudah melaksanakan program Santani, dengan menanam berbagi jenis tanaman palawija atau padi.

Baca Juga  Pemda Jabar-BPPT Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Teknologi

“Diponpes kami alhamdulilah sudah memiliki alat untuk pertanian termasuk mesin traktor dan lainya, hanya kami masih keterbatasan lahan sawah untuk mengembangkan pertanianya. Sesui dengan nama Ponpes Bnyulana (tidak kurang dengan air) lingkungan Ponpes Banylana sangat potensi untuk lahan pettanian,” tegasnya. (Andra/FORMASNEWS.COM).

Komentar

News Feed