INDRAMAYU– Pemerintah Kabupaten Indramayu membetuk 61 kampung tangguh bencana, serta Pos Komando Siaga Darurat Bencana dan kedepannya yang sudah dibentuk perlu dioptimalkan perannya.
“Kampung tangguh bencana yang sudah dibentuk untuk melakukan edukasi preventif bahkan tindakan responsif tanggap darurat ketika terjadi bencana,”kata Pjs Bupati Indramayu, Bambang Tirtoyuliono, Jum’at (6/11) .
Sedangkan untuk daerah rawan banjir, umumnya terjadi di 8 wilayah kecamatan seperti Sukagumiwang, Kertasemaya, Jatibarang, Tukdana, Lohbener, Sindang, Losarang dan Terisi.
Lebih lanjut, Dia menyatakan secara kolektif perlu dilakukan langkah-langkah mitigasi antara lain melalui upaya edukasi preventif dan upaya responsif tanggap darurat oleh seluruh pihak, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan maupun masyarakat secara kolektif dan kolaboratif melakukan penanganan bencana.
“Ini dilakukan sebagai upaya mengurangi cakupan wilayah yang terdampak bencana, kerugian harta benda, bahkan korban jiwa,” tegas Bambang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, saat ini sudah terbentuk 61 kampung tangguh bencana, serta Pos Komando Siaga Darurat Bencana yang sudah dibentuk perlu dioptimalkan perannya, untuk melakukan edukasi preventif bahkan tindakan responsif tanggap darurat ketika terjadi bencana.
Dalam apel siaga tersebut dilakukan pemeriksaan terhadap personil yang hadir dan juga kesiapan alat-alat untuk siaga bencana. ( Nandang/onediginews











Komentar