oleh

Bupati Umbara Sebut ,Kondisi KBB Akan Memburuk Jika Lembang Memisahkan Diri.

BANDUNG BARAT  – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) pastikan tidak akan ada Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Lembang, KBB. Lembang akan ditingkatkan menjadi kota dan dipimpin oleh wali kota. Usulan Lembang jadi DOB baru ini diajukan oleh Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jabar dan Forum Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB)

Selain Lembang, ada 8 daerah lain yang diusulkan menjadi DOB yaitu Kabupaten Cikampek, Kabupaten Bandung Timur, Kabupaten Garut Utara, Kabupaten Indramayu Barat, Kabupaten Subang Utara, Kabupaten Bekasi Utara, Kabupaten Cianjur Selatan, dan Kabupaten Cirebon Timur.

Bupati KBB Aa Umbara Sutisna mengaku pihaknya masih fokus membangun infrastruktur ekonomi dan sosial di Lembang. Maka, kata dia, pemerintah tidak bisa melakukan pemekaran wilayah karena tidak realistis.

“Kabupaten Bandung Barat belum stabil, seharusnya hal itu diputuskan pasca selesainya pembangunan infrastruktur di wilayah KBB selatan,” ucap Umbara di Ngamprah, Kamis (5/11/2020).

Baca Juga  Pemkab Karawang Diminta Warga Perbaiki Jalan Poros Mekarsari Kecamatan Jatisari Karawang

Lanjut ia menjelaskan seperti dilansir dilansir banungkita, kondisi KBB akan memburuk jika Lembang memisahkan diri. Pasalnya, wilayah itu adalah pusat destinasi pariwisata yang paling besar sumbangannya terhadap kas daerah.⁣

“Semua perencanaan harus dipikirkan matang-matang, nanti Pendapatan Asli Daerah (PAD) KBB akan sangat berkurang, karena pemasukan yang paling besar itu daru Lembang. Kondisi rakyat adalah hal yang paling penting saat ini, jadi jangan dulu berpikir kesana!” tegas dia.

Umbara berharap usulan DOB tak langsung dlayangkan ke Pemprov Jabar, tapi bertahap melalui pemerintahan tempat induk dari calon daerah otonom baru tersebut. ⁣ Ia bukannya tidak mengetahui, namun Umbara menilai menilai pemekaran hanya akan membebani anggaran negara.

Baca Juga  Bambang Berikan Motivasi Pegawai Puskesmas Pasca Nakes Meninggal

“Saya bukan menolak, tetapi kita harus melihat secara utuh kondisi di lapangan seperti apa. Kenyataannya wilayah KBB selatan saja jalannya masih banyak yang berlubang dan belum dibenahi karena pandemi COVID-19,” tandasnya.(Nandang/onediginews)

Komentar

News Feed