oleh

PPKM Daruarat, Jalan Raya Lengang Sopir Angkot Gigit jari

KAB. CIANJUR,- Akibat dari pemberlakuan PPKM Darurat yang sudah berlangsung selama dua hari ini membuat arus lalu-lintas di Jalan Raya Cianjur-Bandung tampak lengang.

Pantauan di lapangan dari pagi hingga petang menjelang malam khususnya di jalur Haurwangi hingga Pusat Kota Cianjur lalu-lintas terbilang sepi.

Sebelum adanya PPKM Darurat, di Jalan Pertigaan Ciranjang, Cisokan, Perempatan tungturunan,  Pertigaan Patung Kuda, Depan GSI Cikijing Sukaluyu dan di Lampu Merah Perempatan Jalan Pramuka Karangtengah biasanya lalu-lintas padat merayap bahkan tak jarang mengalami kemacetan.

Baca Juga  Pensiunan Dapat Peroleh Kredit Multiguna Hingga 500 Juta

Salah seorang warga Kecamatan Ciranjang, Aa Dedi (58) menjelaskan, pihaknya mengaku tiap  hari pergi ke Cianjur pagi hari dan pulang sore.

“Untuk arus lalu lintas di Ruas Jalan Ciranjang – Cianjur terkesan lenggang, lowong tidak padat seperti biasanya,” ujar Aa kepada PenaKu.ID jejaring Siberindo.co

Ia melanjutkan akibat dari pemberlakuan PPKM Darurat jalanan seakan sepi dari kendaraan yang melintas. Hal itu ia bandingkan seperti keadaan jalan ke belakang

Baca Juga  HPN 2021 PWI Kabupaten Bandung Gelar Berbagai Kegiatan

“Seprti di masa awal tahun dua ribuan jalan bebas tanpa macet,” tamabah Aa.

Sementara itu, salah seorang sopir angkot jurusan Ciranjang – Cianjur, Ujang Sumarna (54) merasakan hal tersebut, terlebih rutinitasnya setiap hari di jalan.

“Biasanya di setiap pertigaan, perempatan dan Depan Pabrik GSI  Jalan Raya Cianjur itu tiap pagi dan sore hari selalu terjadi kemacetan atau padat merayap,” kata dia.

Baca Juga  Purwakarta Akan Bangun Sentra Batik

Namun, adanya ini Ujang juga merasakan dampak yang signifikan terhadap penghasilannya. “Penumpang atau sewa angkot ikut sepi pula,” cetus Ujang.

 

***

 

News Feed