oleh

Flu Burung Melanda di Cihampelas, Gini Kata Ahli

KAB. BANDUNG BARAT,- Ratusan ekor ayam milik warga di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditemukan mati mendadak pada Jumat, (30/11/2020) pekan lalu.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), Wiwin Aprianti mengatakan, dari hasil rapid test yang dilakukan pihaknya, ayam tersebut positif terserang virus flu burung.

“Kita baru dapat laporan hari Selasa kemarin. Lalu, kita cek hari Rabu setelah di rapid test positif flu burung. Terus kita sedikit mencari informasi dari peternaknya ternyata mereka baru mendatangkan ayam dari luar daerah,” kata Wiwin kepada PenaKu.ID, Kamis (3/12/2020).

Baca Juga  Ini Salah Satu Cara Bandung Kendalikan Banjir

Ia menjelaskan, di tahun 2020 ini, kasus kematian unggas di KBB akibat virus flu burung sudah dua kali terjadi, yakni di Kecamatan Cipeundeuy pada bulan Februari dan Cihampelas.

“Sudah dua kali di tahun ini dan itu bisa terjadi akibat pergantian musim karena fisik unggas tak sanggup beradaptasi pada keadaan cuaca yang berubah-ubah secara mendadak,” jelasnya.

Baca Juga  PT Taifa Tanggapi Banjir Rendam Kolam Warga, Kadis Kelautan & Perikanan Subang Angkat Bicara

Ia menghimbau kepada masyarakat yang memiliki ayam ternak untuk selalu memberikan dekontaminasi, desinfeksi lingkungan dan kandang dan menyuplai vitamin kepada unggas.

“jika ditemukan unggasnya mati mendadak pemilik harus mengubur atau membakar bangkai unggas. Lalu, tidak menjual unggas yang sakit dan tidak memasukan hnggas yang baru ke dalam kandang,” ujar Wiwin.

Baca Juga  Warga Sukabumi Tolak Geng Motor, Aksinya Kerap Meresahkan Umum

Ia menambahkan, pemilik pun harus menerapkan Biosecurity dan biosafety seperti menyemprot desinfektan untuk orang yang masuk dan keluar kandang.

“Menggunakan alat kebersihan ketika masuk kandang,”pungkasnya.

 

(CepDar/PenaKu)

Komentar

News Feed