Koordinator Jasa Pikul Jenazah Covid-19 Pemakaman Cikadut Bandung Fajar mengatakan, petugas jasa pikul merasa bersyukur setelah mereka diangkat jadi Pekerja Harian Lepas (PHL).
“Alhamdulillah, mudah-mudahan ini jadi ttitik baik untuk kedepannya. Teman-teman total ada 35 orang,” ujarnya, Sabtu (6/2/2021).
Fajar juga berharap agar Pemerintah Kota Bandung memberikan fasilitas pemakaman, di antaranya Alat Pelindung Diri (APD).
“Ya mungkin difasilitasi aja, bukan hanya gaji tapi fasilitiasi seperti APD, intinya untuk metode pemakaman itu apa saja, standarnya sepertinya apa,” katanya.
Sementara itu, ia menegaskan pihaknya tidak pernah mematok atau meminta uang kepada keluarga jenazah.
“Engga dipatok, ga ada patokan kang dari dulu juga. Iya kalo memang ikhlas diterima, kalo engga ya gausah diterima, ga ada paksaan,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung menyatakan, tenaga pikul jenazah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum Cikadut akan mendapatkan gaji sebesar Rp 2.6 juta perbulan.











Komentar