KUNINGAN – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kuningan, dalam beberapa hari terahir ini cenderung meningkat. Menyusul klaster Pesantren Husnul Khotimah (HK) di Desa Manis Kidul Kecamatan Jalaksana jumlahnya semakin membekak.
Satgas Penanganan Covid-19 Kuningan, melalui juru bicara Agus Mauludin, SE saat diwawancarai Rabu (7/10/2020) menjelaskan, berdasarkan update data sampai hari ini (Rabu, 7 Okteber 2020) terdata kasus konfirmasi positif sebanyak 688 orang, diantaranya 498 orang masih di karantina, 12 meninggal dan 178 orang discorded. “Mayoritas yang terkonfirmasi adalah kaum laki-laki 531 orang dan kaum perempuan 157 orang”, terangnya.
Lonjakan kasus positif Covid-19 ini, bisa dilihat dari update data tiga hari terahir yaitu, hari Senin (5/10) kasus terkonfirmasi masih 438 orang, tiba-tiba hari Selasa (6/10) bertambah 36 hingga menjadi 674 dan hari ini (Rabu 7/10/2020 – Red) naik lagi 14 kasus menjadi 688 orang.
“Bahkan terjadi penambahan kasus klaster Husnul Khotimah, terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 235 orang”, ujarnya.
Bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pesantren HK itu ungkap Agus, adalah hasil pemeriksaan sampel swab di Laboratorium Labkesda Provinsi Jabar Fakultas Kedokteran UGJ Cirebon.
Ditempat terpisah Aria Pranata orang tua santri membenarkan, sekitar 365 penghuni Ponpes HK saat ini diisolasi di ruangan khusus oleh pihak pesantren dan ditangani secara intensif. “Gejala yang dialami oleh mereka salah satunya dari penciuman yang berbeda dan kondisinya tanpa gejala”, ungkap Aria Pranata orang tua santri.
Sedangkan santri yang dinyatakan negatif Covid-19 sudah dipulangkan sebanyak 1.065 santri. Kemudian pihak HK telah melakukan swab terhadap 2000 orang, baik para santri maupun guru dan pegawai dilingkungan Ponpes.
Camat Jalaksana, Toni Kusumanto, saat dikonfirmasi Rabu (7/10/2020) menjelaskan, proses Pemulangan santri sedang dilaksanakan. Dari jumlah santri 3500 orang saat ini, baru 50% yang sudah dipulangkan. Pemulangan santri ini dilaksanakan secara bertahap, sejak awal Oktober.
Sementara itu, Bupati Kuningan H Acep Purnama menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tetap waspada karena Covid-19 ini masih ada dan nyata. “Untuk mengantisifasi penyebaran virus corona ini, masyarakat agar mematuhi anjuran penerapan protokol kesehatan, mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak (3 M) dan makanlah makanan yang bergizi, seperti sayur -mayur dan sejenisnya yang syarat dengan vitamin – vitamin” pungkasnya. (H WAWAN JR/dialogpublik.com)











Komentar