Sebanyak 100 tenaga kesehatan terkonfirmasi positif, dua diantaranya meninggal dunia selama pandemi Covid 19 di Kabupaten Cianjur .
Hal tersebut berdasarkan data dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Cianjur, tentu saja itu merupakan resiko yang harus diterima tenaga kesehatan demi tugas kemanusiaan.
Juru bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan berdasrakan data yang ada sekitar 100 terkonfirmasi tenaga kesehatan saat menangani pasien selama pandemi Covid 19.
“Seratus nakes ini yang terkonfirmasi positif Covid 19 tersebar di rumah sakit dan puskesmas, sedanggkan yang meninggal tetakhir kepala ruangan isolasi di RSUD Sayang Cianjur,” kata Yusman pada wartawan, Selasa (9/2/2021).
Yusman hanya mengelua dada disaat rekan sejawatnya, baik itu dokter maupun perawat terkonfirmasi positif saat menangani warga yang terpapar.
“Semoga nakes yang saat ini sudah berjuang mempertaruhkan nyawa selama menangani pasien terkonfirmasi positif Covid 19 bisa diapresiasi sebagai garda terdepan,” katanya.
Bentuk apresiasi masyarakat ini dengan menghilangkan pikiran negatif terhadap nakes dan juga meminta semua pihak menerapkan protokol kesehatan.
“Alangkah baiknya ikutan himbauan pemerintah, selalu memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan jangan menciptakan kerumunan,” tandasnya.











Komentar