oleh

Pengusaha Berkedok Sorum, Kini Diburu Kepolisian Sektor Bacip

BANDUNG, – Berkedok sebagai pengusaha sorum, di daerah Soreang Kabupaten Bandung bernisial ADK, kini sedang diburu pihak ke Polisian Sektor Kecamatan Babakan Ciparay (Bacip) Polrestabes Bandung. Pasalnya, ADK diduga menjual mobil titipan orang, namun hasil penjualannya tidak diberikan kepada pemilik mobil. Tapi dikantongin sendiri, dan sekarang melarikan diri.

Berdasarkan informasli diperoleh dilapangan, Rabu (9/6/2021) korban dari dugaan penggelapan ADK, yaitu H. Kinkin warga di Kecamatan Ciwdey yang menitipkan 4 mobil di antaranya mobil Apanza dan Pikup semuanya sudah melayang. Korban kedua juga, dialami Jhony dengan menitipkan mobil Avanzanya untuk dijual dan dititipkan di sorum ADK, kini mobil tersebut juga sudah di julan ke seseorang daerah Cidaun Cianjur tanpa BPKB.

Adapun modus yang di lakukan ADK, adalah dia menerima titipan mobil yang akan duijualnya, lengkap dengan BPKB nya di Sorum yang di kelolanya. Hasil kesepakatan, dengan pemilik mobil hasil penjuakan akan dikasikan kepada pemilik mobil setelah diambil ketungan. Namun, semua hasil penjualan yang dititipkannya uangnya di kantongin sendiri dam kini ADK malah kabur dan sedang dikejar Polisi.

Baca Juga  Satpol PP Cianjur Tegaskan Bongkar Lapak yang Masih Ngeyel di Area Terlarang

Seperti yang di alami H, Kikin, melihat mobilnya sudah tidak ada, dia sempat nanya kepada ADK. Namun jawaban ADK, mobilnya sedang di tawarkan di tempat lain. Begitu juga, kepada para pemilik mobil yang menitipkan mobilnya kepada dia, alasannya sedang ditawarkan ke tempat lain dan berbagai alasan. Namun, setelah diketahui alasannya tidak benar ADK kini, kabur belum diketahui keberadaanya.

Sementara hasil informasi diperoleh, atas dugaan penipuan ADK, baru satu unit mobil Pikup SS Tahun 1982 yang sudah diketahui keberadaannya dan ada ditangan salah seorang pembeli yang baru dibayar sebesar Rp. 17 Juta. “Itupun sudah dimutasi dari Samsat Kota Bandung ke Kabupaten Badung, dengan memakai jasa Biro jasa dan BPKBnya ada di Biro jasa,” kata Sumber tadi.

Baca Juga  Usep Ditemukan di Dasar Kali Sudah Tak Bernyawa

Begitu juga, korban penipuan yanga di alami Jhoni, mengetahui mobilmya sudah di jual dirinyapun langsung mengejar Kecidaun dan sudah ketemu dengan pembelinya bernama Aki. Pembili ini, mengaku bahwa mobil tersebut ada di dirinya dan belum terima BPKB dari ADK, sambil memperlihatkan STNK mobil yang dibeli.

Setelah mengetahui mobil yang dibelinya hasil penipuan. Aki pun, tidak lantas meberikannya kepada Jhony dan dia, meminta waktu satu minggu untuk musyawarah sama keluarga. Namun karena ditunggu tunggu tidak ada kejelasannya, ahirnya Jhony pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bacip Polrestabes Bandung. Laporan, ke Polsek Bacip karena saat transaksi pembayaran jual beli mobil diwilayah Sumbersari Kecamatan Babakan Ciparay.

Kanit Reskrim Polsek Bacip Aiptu Ahmad, ketika di konfirmasi FormasNews.com, hari yang sama membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari salah seorang korban ADK, warga Cibuntu Kecmatan Bandung kulon Kota bandung. “Atas laporan itu, kini Polsek Bacip telah memeriksa beberapa orang saksi. Seperti yang transfer uang untuk pembelian 1 unit mobil Avanza tahun 2007, dan pemilik nomor rekening pembayaran transfer. Teermasuk, saksi yang mengetahui permasalahan yang dilaporkan pelapor,” tuturnya.

Baca Juga  "Momentum Hari Lahir Pancasila, Saatnya Masyarakat Mengamalkan Ideologi Pancasila Untukmu Berbangsa"

Berdasarkan hasil keterangan saksi, terlapor ADK diduga kuat telah melakukan perbuatan tidak pidana penipuan dan pengelapan. Dari hasil keterangan saksi, pihaknya sudah mengirmkan surat kepada ADK, selain itu turut kami undang sebagai saksi terlapor, sayang mereka tidak datang. “Namun yang hadir atas undangan kami sebagai saksi adalah abangnya Yoyo dan Kakak iparnya Santi Komala Sari selaku pemilik nomor rekening penerima transaksi pembayaran,” tegas Ahmad. (FORMASNEWS.COM/P.Jhoni)

 

 

News Feed