oleh

BNN Kota Bandung Evaluasi P4GN Secara Virtual

BANDUNG,  BNN Kota Bandung menggelar kegiatan monitoring virtual, evaluasi, dan pelaporan hasil pelaksanaan Rencana Aksi Daerah P4GN kota Bandung tahun 2020, Kamis (10/9) secara virtual.

Acara dimulai pukul 10.00 hingga pukul 12.00 Wib yang diikuti 80 peserta dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kecamatan di Kota Bandung.

Kepala BNN Kota Bandung,  AKBP Deni Yus Danial ,  S.IP.,MH  menyebutkan, P4GN merupakan salah satu strategi negara dalam menanggulangi bahaya darurat Narkoba yang sedang melanda negeri kita.

“ Seperti apa yang telah diamanahkan bahwa P4GN dalam UU No. 35 Tahun 2009, adalah sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkoba. P4GN didesain menjadi tanggung jawab bersama dan penanggulangannya harus dilakukan oleh seluruh komponen bangsa dan negara,”katanya.

Baca Juga  Abah Ruskawan Beberkan Cara Usir Corona dengan Ini

Diungkapkan Deni, P4GN sebagai program nasional menempatkan instansi pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat adalah sebagai pelaku utama dalam upaya mencegah dan memerangi bahaya narkoba.

“Narkotika dan obat-obatan terlarang   berpotensi merusak moral dan masa depan bangsa, khususnya generasi muda.  Masifnya peredaran Narkoba saat ini tentu memerlukan upaya pencegahan dan pemberantasan dari semua pihak,”ujarnya.

Deni menerangkan, keluarnya Inpres Nomor 2 Tahun 2020, merupakan keseriusan pemerintah dalam merangkul seluruh elemen. Inpres ini adalah sebagai langkah pemerintah dalam rangka penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Baca Juga  Usai Pilkada, Musda KNPI Karawang Akan di Gelar

Lebih lanjut Deni menjelaskan berdasarkan penelitian BNN bersama dengan LIPI tahun 2019, angka prevelansi untuk tingkat nasional, penyalahgunaan Narkoba 2019 pengguna Narkoba 2,40%, setara dengan 4.535.744 jiwa penduduk berusia 15 – 64 Tahun.

“Artinya 240 dari 10.000 penduduk Indonesia berusia 15 – 64 tahun pernah terpapar menggunakan narkoba. Data prevalensi penyalagunaan Narkoba di wilayah Jawa Barat berdasarkan hasil penelitian BNN bekerjasama dengan LIPI  menunjukkan sekitar 20 % adalah pengguna jarum suntik, setara dengan 13.608 orang sedangkan sisanya yaitu 80% atau setara dengan 54.433 jiwa,”paparnya.

Baca Juga  Ulang Tahun Ke-26 "Humaniora Foundation", Diperingati Umat Muslim Se-Dunia Bahkan Dihadiri Juga Oleh Beberapa Artis Senior......!

Dalam kegiatan virtual yang dipandu oleh moderator Syifa Mariska, SE tersebut hadir pula Kepala Kesbangpol Kota Bandung, Drs. Bambang Sukardi, Msi.

Dalam kesempatan tersebut Bambang memberikan materi mengenai peran aktif dari pemerintahan Kota Bandung dalam melaksanakan Inpres Nomor 2 Tahun 2020, untuk mewujudkan Bandung Bersinar melalui Person In Charge (PIC) di setiap SKPD.

“Setiap SKPD bertanggung jawab dalam penginputan pelaporan pelaksanaan rencana aksi daerah serta melaporkan hasil pelaksanaannya kepada presiden melalui BNN RI setiap akhir tahun anggaran yang dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi ”Sistem Pemantauan Dan Evaluasi Implementasi Inpres No.2 Tahun 2020 Tentang RAN P4GN”,”jelasnya.

Komentar

News Feed