oleh

Truk Tangki Pertamina Terjun Bebas ke Jurang di Cianjur Selatan

CIANJUR–Mobil truk tangki gandengan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan pertalite terperosok ke jurang sedalam 70 meter di Jalan Raya Pagelaran Cibinong tepatnya di Kampung Patrol Desa Kertajaya Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Selasa (16/2/2021) sekitar 21.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, saat ini belum bisa dievakuasi lantaran tangki mengalami kebocoran yang dikhawatirkan bisa meledak. Sedangkan Aminudin (47) sang sopir hingga kini belum diketahui nasibnya, sementara kernet selamat dari kejadian tersebut.

Mobil truk tanki gandengan bernomor polisi B 9760 SFU, mengangkut 16 ribu liter BBM,

satu tangki berisi jenis pertalite dan satu lagi premium, kejadian ini berawal yang akan mengisi di salah satu SPBU di Sindangbarang melintasi jalur kiri tebing dan kanan jurang.

Karena jalanan sempit, tepat dibelokan berpapasan dengan mobil box dari arah Sindangbarang menuju Cianjur. Sontak saja saling menghentikan kendaraan, namun ban bagian belakang tanki keluar dari bahu jalan.

Asep Saepudin (38) salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian mengatakan, disaat berhenti itulah tanah yang menjadi pijakan tangki tidak kuat menahan beban kendaraan hingga terperosok ke jurang.

Baca Juga  Komoditas Tembakau Ditanam Dilahan Perhutani di Subang ,

“Kondisi tanah yang terus diguyur hujan membuatnya labil, sehingga tidak kuat menahan beban truk tangki hingga terperosok ke jurang,” kata Asep pada wartawan saat dihubungi melalui telepon, Selasa.

Setelah terperosok, lanjut Asep, kernet yang mencoba mengatur lalu lintas tidak bisa berbuat hanya melihat dari jalan mobil tangki bersama sopir terperosok hingga sempat terguling beberapa kali hingga akhirnya berhenti di dasar jurang.

Baca Juga  Hari Jadi Jawa Barat Ke-75, bank bjb Bagikan Tandamata kepada Nasabah Setia

“Kernet selamat dari kejadian, karena saat terperosok sudah turun dari truk tangki, niatnya mengatur lalu lintas,” katanya.

Hingga kini, tambah Asep, truk tangki masih di dasar jurang, karena selain ketinggian jurang dan juga curam. Belum lagi kurangnya pencahayaan.

“Warga ketakutan aja tangki bisa meledak, karena sudah tercium bau BBM yang kemungkinan bocor, belum lagi nasib sopir yang ikut terjun ke jurang,” tandasnya.

Komentar

News Feed