oleh

Terjebak Badai 1 Pekan Perahu Terbalik Ditengah Lautan Dua Nelayan Asal Garut Makan Ikan Mentah

Kabupaten Garut – Dua nelayan asal Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut, Ara Priatna dan Oih Somantri terapung diatas perahu terbalik selama satu pekan lamanya, Minggu (11-18/10).
Keduanya terombang-ambing ombak ditengah lautan dari pantai Santolo Kecematan Cikelet Kabupaten Garut, Jawa Barat hingga ke perairan Cilacap Jawa Tengah.

Ara Priatna merupakan warga Kampung dan Desa Mancagahar, RT001/006 Kecamatan Pameungpeuk, sementara Oih Somantri warga Kampung dan Desa mancagahar, RT002/005 Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.
Pasca tragedi Banjir bandang Garut Selatan, Ara dan Oih dikabarkan hilang saat melaut di Pantai Santolo dan berhasil diselamatkan di perairan Cilacap Jateng.

Ara Priatna mengatakan, perahu yang dia tumpangi bersama Oih goyah dan terbalik diterjang ombak saat hendak kembali ke pantai Santolo. Setelah mendapat hasil tangkapan, mereka berencana kembali ke pantai Santolo, namun terjebak badai dan perahu terbalik.

Ditengah badai keduanya berjuang, harus tetap bertahan hidup dan naik ke atas perahu yang terbalik. Menurut Ara, rasa takut dan lapar bercampur menjadi satu. “Kami berdoa kepada Allah SWT agar bisa selamat dari ganasnya ombak,” kata Ara. Ara mengatakan, untuk bertahan hidup, dia dan Oih harus rela makan ikan mentah hasil tangkapannya dan minum air laut.

Baca Juga  Raker Pansus 5 DPRD Kota Bandung Bahas Perubahan Susunan Perangkat Daerah

“Agar bisa bertahan hidup di tengah lautan, Kami makan ikan mentah dan air laut,” kisah Ara Priatna kepada Pembina Kelompok Nelayan Kecamatan Pameungpeuk, Anton Heryanto melalui sambungan telpon, Selasa (20/10) Kemarin malam.

Sebelumnya dikabarkan, Dua orang pencari ikan asal Kampung/Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, dikabarkan hilang sejak Minggu (11/10/2020) yang lalu saat melaut di Pantai Santolo dan akhirnya ditemukan selamat di perairan Cilacap Jateng.

Kabar tersebut diterima Pembina Kelompok Nelayan Pameungpeuk, Anton Heryanto dari Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Jawa Barat, Budi Away pada Minggu (18/10) kemarin.

Baca Juga  Gebyar Vaksinasi Rezeki Bagi Para Pedagang

Menurut keterangan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, mereka ditemukan tengah berada diatas perahu yang posisinya terbalik di posisi 08°02’48” S 109°06’32” E.
Kemudian korban dievakuasi dalam keadaan selamat dan langsung dibawa ke Klinik Umum Pratama Cilacap sebagai penanganan lebih lanjut.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Anton langsung menginformasikannya kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan, Danrem 062/Tarumanagara dan Kapolres Garut.

Bhank/Alam – tarungnews.com Biro Kab. Garut

Komentar

News Feed