oleh

Air Tumpah Ruah Gegara Gorong-gorong Mampet

KAB. CIANJUR,- Gorong-gorong di Desa Cipeuyeum di Kampung Cisaar RT 03 RW 08 Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur Jawa Barat tersendat tumpukan sampah mengakibatkan air meluap ke tengah jalan.

Lokasi ini juga berada dilintasan rel kereta api jalur Cianjur – Bandung Barat.

Saluran irigasi tersebut  diduga tidak terpelihara dengan baik oleh dinas terkait. Di sini dipediksi dibawah pengelolaan P3A Mitra Cai golongan III Daerah Irigasi Cihea Kabupaten Cianjur.

Saluran irigasi Sekunder yang melintasi gorong-gorong di Desa Cipeuyeum tersebut mengalir dari Kampung Tegalkoneng, Desa Mekarwangi menuju Kampung Mareleng Desa Cipeuyeum.

Baca Juga  Masih Ingat Asep Cianjur, Sekarang Alhamdulilah Sudah di Rawat di RS

Salah seorang tokoh masyarakt yang juga seorang petani di Desa Cipuyeum Ahmad Muhrodi (52) menerangkan gorong-gorong yang dihiasi tumpukan sampah tersebut merupakan batas wilayah  Desa Cipeuyeum dan Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi.

Dikatakannya, tumpukan sampah-sampah tersebut kerap menjadi biangkerok Banjir di wilayah tersebut. Air pun sering meluap ke sawah-sawah dan kebun warga.

“Itu telah terjadi bukan sekarang saja melainkan sudah cukup lama,” ucap Ahmad kepada awak media, Sabtu (25/9/21).

Ia juga menerangkan bahwa saluran irigasi tersebut biasa dimanfaatkan warga untuk mengairi tanaman padi mereka. Karena memang di daerah ini tergolong wilayah pesawahan dengan puluhan hektar bahkan sampai ratusan hektar membentang.

Baca Juga  Kompak! Warga Sindangraja Minta Kades Mundur

Sementara itu Kaur Desa Cipeuyeum Acep (47) membenarkan saluran irigasi sekunder yang airnya mengalir dari wilayah Desa Ramasari melewati Wilayah Desa Mekarwamgi itu digunakan untuk mengairi ratusan hektar sawah yang ada di wilayah Desa Cipeuyeum dan sawah yang ada di wilayah Desa Kertamukti Kecamatan Haurwangi.

“Saluran irigasi tersebut sering mendapat kendala yaknig orong-gorong yang berada di bawah jalan kereta api dan gorong- gorong yang ada di bahawa Jalan Raya Bandung tepatnya di sebelah kiri bekas PT. EMA sering mampet terhalangi sampah hingga mengakibatkan Banjir dan saluran airnya tidak mapai [mengalir] ke sawah yang ada di bagian hilir [ujung],” cetus dia.

Baca Juga  Perhatian! ASN Dilarang ke Luar Kota saat Libur Imlek

Pantauan PenaKu.ID jejaring Siberindo.co di lokasi pada Sabtu (25/9/21) sore, air meluap dan merendam tanaman padi warga. Selain itu, rel kereta api yang berada di sekitaran itu juga tertutup banjir.

***

News Feed