oleh

Rawan Kecelakaan, Warga Minta Jalan Cimanggu KBB Dipasang Pembatas dan Penerangan

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Kecelakaan yang merenggut nyawa sopir truk di Jalan Cimanggu, RT 03 RW 10 Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Rabu 28 Juli 2021, bukanlah peristiwa pertama.

Warga menyebut, kejadian kecelakaan hingga menelan korban jiwa di lokasi itu hampir tiap tahun terjadi. Hal tersebut disebabkan kontur jalan berkelok, banyak turunan dan memiliki jurang sangat curam di kiri-kanan jalan.

Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya rambu lalu lintas, penerangan, dan pembatas jalan. “Tiap tahun selalu ada kejadian kecelakaan. Mulai dari luka berat hingga sedang. Seingat saya kecelakaan terjadi tahun 2019, 2020 dan 2021. Dari tiga kejadian itu, 2 meninggal dunia, 1 luka berat,” kata salah satu warga  Cimanggu, Abah Nueng (55).

Menurutnya, jalan Cimanggu berstatus jalan Kabupaten. Akses ini kerap dipakai warga ke daerah Cipada, Cisarua, dan Lembang. Pada tahun 2019, warga pernah mengajukan pembatas jalan, lampu PJU, dan kaca pembesar di tiap belokan ke Dinas Perhubungan. Namun permintaan itu tak pernah direalisasikan.

Baca Juga  Gurbernur Jawa Barat Kunjungi Pasar Johar Dalam Evaluasi Penanganan Covid 19

“Kami beberapa kali minta bantuan rambu dan pembatas jalan ke Dishub, namun tidak pernah ada. Padahal rawan kecelakaan, korban sudah banyak berjatuhan,” pungkasnya.

Senada dengan warga, aparat kepolisian membenarkan lokasi itu rawan kecelakaan. Berdasarkan data unit lantas Polsek Padalarang tahun 2021 telah terjadi dua kecelakaan di lokasi itu.

“Catatan kita sudah ada dua kecelakaan di sini. Kita sarankan dipasang rambu lalu lintas atau pembatas jalan,” ujar Kanit Lantas Polsek Padalarang, Iptu Nurwaman.

News Feed