oleh

Kakek di Cianjur Tak Berdaya 32 Tahun di Tempat Tidur

KAB CIANJUR,- Kakek Jejen (63) ) Warga Kampung Cidogdog,  RT 03/03, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tergolek lemah di atas kasur semala 32 tahun.

Kakek Jejen dikabarkan menderita lumpuh usai tabrakan pada tahun 1990 silam di Kota Bandung.

Kakek Jejen kini hanya bisa pasrah diam bersama anak tunggalnya Kurniawan (37).

Gak tanggung sabar, Kurniawan selain mengurus ayah kandungnya itu, ia juga mengurusi 5 orang anak yang masih di bangku sekolah. Ia memiliki keadaan ekonomi terbatas dan tergolong kurang mampu.

Baca Juga  Bentrok Komunitas Motor di Bandung barat Renggut Satu Nyawa

Kurniawan memaparkan, saat itu mengalami kecelakaan lalu-lintas di Jalan Cigodewah Kota Bandung pada tahun 1990-an. Mobil yang dikemudikan Kakek Jejen bertabrakan dengan mobil lain hingga kulit dan daging pantat Kakek Jejen terkelupas yang hingga kini menjadi penyebab lumpuh permanen.

Kurniawan mengatakan Kakek Jejen pada waktu itu diperkirakan biasa sembuh dengan cara berobat ke Negara Jerman. Namun, kondisi ekonomi yang tak mendukung, akhirnya ia dan keluarga memutuskan berobat seadanya di rumah.

“Jangankan untuk berobat ke Jerman untuk makan sehari-hari juga kesulitan,” ujar Kurniawan saat ditemui PenaKu.ID jejaring Siberindo.co di rumahnya, Senin (30/8/31).

Baca Juga  Enam Tahun Molor, Rest Area Citarum Diwacanakan Bakal Dibuka

Selama 12 tahun Kakek Jejen pernah diurus nenek dari istri Kurniawan. Namun, takdir memanggil sang nenek. Akhirnya Kurniawan kini harus berjibaku mengurus sang ayah.

“Sejak Mamah/Nenek meninggal dunia, Kakek Jejen langsung diurus sma saya, biarpun ekimoni saya kurang beruntung,” tambahnya.

Kurniawan memohon doa kepada masyarakat Cianjur agar selalu diberi kesabaran dan tawakal. Terlebih diberi kemudahan rejeki untuk mengurusi sang ayah.

Baca Juga  Air Tumpah Ruah Gegara Gorong-gorong Mampet

Terpisah, salah seorang Pengurus Mascab Laskar Merah Putih Kecamatan Bojongpicung, Ujang Nursabab (38) menambahkan, pihaknya mengaku baru mengetahui bahwa Kakek Jejen menderita sakit lumpuh permanen dan sudah cukup lama.

Hal itu ia ketahui pascakunjungan ke Rumah Kakek Jejen belum lama ini. Ia meras prihatin dan iba melihat keadaannya.

“Kami mengajak Pemkab Cianjur dan para donatur sudi kiranya untuk mengulurkan tangan untuk andil meringankan beban hidup keluarga Kurniawan dan kebetulan ia tak menerima bantuan sosial apa pun,” pungkasnya.

***

News Feed