oleh

Pasar Baru Jadi Cluster Baru Pengangguran di Kota Bandung

BANDUNG, Ekpos.Com — Akibat kurang maksimalnya PD Pasar Bermartabat dalam mengelola Pasar Baru Ribuan kios di Pasar Baru Trade Center tak mampu lagi bertahan. Ribuan karyawan pun kini menjadi pengangguran, sehingga bisa dikatakan Pasar Baru sekarang menjadi cluster pengangguran.

Kondisi ini berjala semenjak pengelolaan beralih dari PT Atanaka Persada Permai (APP) kepada PD Pasar Bermartabat, ditambah dengan masa pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) Iwan Suhermawan menuding, karena ketidakmampuan PD Pasar dalam mengelola Pasar Baru yang mengakibatkan semua ini. Sehingga mengakibatkan turunya penjualan hingga mencapai 90 persen di samping kondisi pandemi covid-19.

“Ini semua diakibatkan karena keteledoran dan ketidakbecusan PD Pasar mengelola Pasar Baru. Dengan banyaknya kios yang tutup, otomatis akan berdampak pada pengangguran. Bisa dibayangkan dari 5.200.000 pedagang/kios, 60 persennya sekarang sudah tutup, berarti ada ribuan karyawanya yang sekarang menjadi penganggur. Jadi Pasar Baru sekarang menjadi cluster baru pengangguan,” terang Iwan saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (12/11/2020).

Baca Juga  Atasi Genangan, Pemkot Bandung Uji Coba Sumur Imbuhan Dalam

Untuk itu ia berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk segera mengambil langkah strategis dan dramatis untuk menyelamatkan para pedagang Pasar Baru, dan segera menentukan pihak swasta profesional sebagai pengelolanya.

“ Pemkot harus segera buat kebijakan dan menentukan pihak swasta profesional. Yang harus diingat bukan pengusaha yang hanya mampu mengelola gedung saja. Pasar baru ini ada aktifitas yang juga memerlukan pengelolaan. Prosesnya apakah mau lelang atau penunjukan langsung, yang penting tidak melanggar aturan,” tegasnya seraya menambahkan kalau bisa pengusaha daerah.

Ketika dimintai tanggapanya terkait adanya keterangan yang dilontarkan Wali Kota Bandung Oded M Danial, yang menyatakan bahwa saat ini Pd Pasar sedang melakukan proses lelang, dan pengumunan pemenang lelangnya diadakan bulan Desember. Sehingga pengelolaan Pasar Baru pun segera beralih dan tidak menyebrang di tahun ini.

Baca Juga  Lepas Pengawasan,Balita Berusia 1 Tahun Dikabarkan Hilang di Sungai

“Jangan melakukan kebohongan publik. Bagaimana bisa berjalan di bulan Desember, pengumuman adanya lelang juga belum. Kan lelang itu ada tiga tahapan, pengumuman, perifikasi baru pengumuman pemenang. Ini kan perlu waktu,” tukasnya.

Sebelumnya Walikota Bandung Oded M Danial sudah memintai keterangan langsung Dirut PD Pasar Bermartabat terkait persoalan Pasar Baru ini.

“Saya tadi malam sudah mengundang ke pendopo menanyakan kepada beliau tentang progres pengelolaan Pasar Baru,” kata Oded di Kecamatan Gedebage, Selasa (10/11/2020).

Oded menyebut, berdasarkan hasil laporan dari Dirut PD Pasar saat ini proses lelang sedang berlangsung. Pihaknya juga menargetkan sebelum tahun 2021 pemenang lelang sudah ada.

“Masih on progres dan Insya Allah di Desember, enggak lewat tahun ini ada pemenangnya,” tambahnya.

Baca Juga  Wagub Jabar Berharap Sarbumusi Intens Serap Aspirasi Buruh Muslim

Sementara Humas Pd Pasar Bermartabat, Ibay, mengakui sejauh ini pihak Pd Pasar belum mampu mengelola secara maksimal. Hal itu diakibatkan pada saat peralihan pengelolaan kondisi Pasar Baru memerlukan perbaikan.

“Memang benar kami belum bisa optimal, karena kondisi Pasar Baru saat diserahkan banyak yang harus diperbaiki sehingga memerlukan anggaran yang cukup besar. Selain itu banyak program yang terpending akibat covid-19. Insya Alloh dalam waktu dekat pengelolaan Pasar Baru akan dikelola oleh profesional,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, saat ini sedang melakukan proses persiapan lelang dan dalam waktu dekat akan segera diumumkan.

“Sebagaimana diungkapkan Pak Wali, kita sedang on the tract, saat ini sedang dalam proses persiapan lelang. InsyaAlloh Desember ini akan segera diumumkan siapa pemenang lelangnya. Doakan saja semua ini berjalan sesuai dengan rencana,” pungkasnya. bg

Komentar

News Feed